Pembersihan Sisa Longsor Akibat Banjir Kalsel Terkendala Pasokan BBM

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 16:20 WIB
Sejumlah perabot rumah tangga berserakan di tanah akibat banjir bandang di Desa Alat, Kecamatan Hantakan,Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). Berdasarkan data bencana alam banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (18/1/2021) sebanyak 57.624 jiwa terdampak banjir serta sembilan warga dinyatakan meninggal dunia dan enam lainnya hilang. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.
Dampak Banjir Kalimatan Selatan (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta -

TNI mengatakan seluruh daerah yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah bisa diakses petugas. Meski demikian, petugas masih mengalami kendala untuk membersihkan sisa-sisa longsor di sejumlah daerah.

"Untuk daerah terisolasi sudah tidak ada lagi, semua daerah sudah bisa dimasuki untuk kendaraan darat meski terbatas untuk kendaraan besar karena masih tergenang. Lalu ada beberapa titik longsor yang memang perlu kita bersihkan, masih terkendala," kata Danrem 101/Antasari, Brigjen Firmansyah dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Jumat (22/1/2021).

Dia menyebut petugas belum bisa memaksimalkan alat berat untuk melakukan pembersihan sisa-sisa longsor tersebut. Sebab, saat ini pasokan BBM untuk alat berat itu belum maksimal.

"Alat berat sudah ada namun ketika tiba di sana ada keterbatasan pasokan BBM tadi. Ada daerah Hulu Sungai Tengah kita maksimal tenaga manusia di mana Dandim mengerahkan dua regu dari Batalyon 21 untuk buka jalan yang kemarin longsor. Kalau hari ini ada BBM kita bisa maksimal," ujarnya.

Sementara, Pj Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan memang saat ini distribusi BBM ke sejumlah daerah masih terkendala. Ia mengatakan hal itu karena karena sejumlah jembatan masih putus.

"Kemudian distribusi BBM yang terputus akibat jembatan yang terputus sekarang juga terjadi antrean di SPBU. Jadi Pertamina juga dapat memperhatikannya ini. Kemudian khusus di Hulu Sungai Tengah yang kemarin paling parah, saat ini masih dibersihkan sampah yang berserakan," ujarnya.

Dia juga mengatakan listrik di sejumlah daerah juga masih padam. Sebab, masih ada beberapa posko induk PLN masih tergenang air.

"Untuk PLN kami dapat laporan ada beberapa posko induk atau beberapa lokasi yang memang masih pemadaman karena kondisi air yang masih tinggi. Lokasi listrik untuk akses perbaikan tidak bisa dijangkau," tuturnnya.

Simak juga video 'KLHK: Hutan di DAS Barito Kalsel Hilang 62,8 Persen':

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/idh)