Hand Sanitizer di Bus Dicuri Penumpang, TransJ Akan Tambah Petugas Keamanan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 22:14 WIB
Pemprov DKI Jakarta membatasi jam operasional TransJakarta dan MRT hanya sampai pukul 20.00 WIB selama periode libur Natal dan tahun baru. Kebijakan ini akan berlaku mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.
Bus TransJakarta (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Aksi pencurian hand sanitizer terjadi di dalam bus TransJakarta. Pihak TransJakarta pun akan menambah petugas keamanan untuk mencegah kembali terjadinya aksi pencurian.

Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas yang terpasang di seluruh bus maupun halte TransJakarta. Rekaman video itu pun beredar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak seorang perempuan mengenakan baju berwarna oranye akan turun ke salah satu halte. Namun, sebelum meninggalkan bus, perempuan itu terlihat mengambil botol hand sanitizer dan memasukkannya ke tas.

Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transportasi Jakarta Achmad Izzul Waro mengatakan pencurian tersebut terjadi pada Rabu (20/1) kemarin. Pencurian, kata dia, terjadi di bus rute Ragunan-Halimun.

"Aksi kriminal itu terjadi di bus Mayasari dengan nomor MYS 21235 yang beroperasi di rute Ragunan-Halimun (Koridor 6) pada Rabu, 20 Januari 2021, pukul 07.30 WIB," ungkap Izzul dalam keterangan tertulis, Kamis (21/1/2021).

Izzul mengatakan penyediaan hand sanitizer sebagai komitmen dalam implementasi protokol kesehatan. Dia pun mengajak masyarakat, khususnya pelanggan TransJakarta, turut berpartisipasi dalam menjaga fasilitas publik demi kepentingan bersama.

"Tentu saja, semua fasilitas publik harus dijaga bersama-sama. Apalagi ini adalah salah satu yang penting dan harus ada dalam transportasi publik. Dengan ini semua pelanggan bisa merasa aman dan nyaman saat menggunakan layanan TransJakarta," katanya.

Izzul juga memastikan akan menambah petugas keamanan secara mobile, baik itu di halte maupun bus. Hal ini demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan.

"Kendati demikian, TransJakarta tetap mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Namun jika harus ke luar rumah karena terpaksa, selalu pastikan untuk menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," tutur Izzul.

(mae/idn)