2 Kali Aksi, Ekshibisionis ke Istri Isa Bajaj Incar Korban Secara Acak

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 21:55 WIB
Pelaku ekshibisionisme ke istri Isa Bajaj meminta maaf
Pelaku ekshibisionisme ke istri Isa Bajaj meminta maaf. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Yusup alias Ujeng (50), pelaku ekshibisionisme ke istri Isa 'Bajaj', sudah dua kali berbuat asusila. Pelaku ekshibisionisme ini mengincar korbannya secara acak.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Rensa Sastika Aktadivia mengatakan Yusup tidak pernah menargetkan korbannya. Pelaku secara spontan memperlihatkan kemaluan ke korban ketika sudah timbul nafsu bejatnya.

"Nah kalau kedua masalah ditarget atau tidak, itu pelaku mengatakan dia kebetulan setelah konsumsi alkohol kemudian sambil nonton video porno, jadi timbul berahi atau nafsu atau ini, dia mau, sambil kayak, bahan untuk orgasme atau onani, untuk ini. Terus dia secara random cari siapa perempuan yang bisa dijadikan objek," kata Rensa, saat dihubungi, Kamis (21/1/2021).

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan dalam jumpa pers mengatakan bahwa pelaku sudah dua kali beraksi. Pelaku juga diketahui memperlihatkan kemaluan ke istri Isa 'Bajaj' sebanyak dua kali.

"Pada saat itu kebetulan korban sedang melakukan joging sendirian dengan tiba-tiba dari arah kanan belakang, korban kemudian melihat ke sebelah kanan, melihat tersangka dengan inisial Y alias U menggunakan kendaraan sepeda motor Yamaha, dari sebelah kanan ketika menoleh korban, sudah melihat tersangka memperlihatkan atau mempertontonkan alat kemaluannya," kata Erwin, saat konferensi pers di Kantor Polres Metro Jakarta Timur, Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jaktim, Kamis (21/1/2021)

Erwin menambahkan pelaku langsung melarikan diri usai memperlihatkan alat kelaminnya. Namun, lanjutnya, pelaku ternyata menunggu istri Isa 'Bajaj' di Jalan Ramayana.

"Di TKP dua, tersangka telah menunggu korban dengan meletakkan sepeda motornya dan kembali melakukan kegiatan, yaitu membuka alat kemaluannya. Melihat hal tersebut, korban kemudian berusaha melempar tersangka dengan batu dan tersangka melarikan diri," ujarnya.

Simaka selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2