Ketua MPR Minta Satgas Adakan Swab Antigen Massal di Lokasi Bencana

Abu Ubaidillah - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 19:38 WIB
Bamsoet dan Gerak BS
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) melalui Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (Gerak BS) menyalurkan donasi senilai Rp 50 juta untuk korban banjir di Kalimantan Selatan dan gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Bamsoet juga melepas Relawan 4 Pilar Tanggap Bencana untuk membantu korban.

Bantuan dan relawan tersebut adalah bentuk kerja sama dari Gerak BS dengan GSP Indonesia (Gabungan Scooterist Peduli Indonesia), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Ikatan Motor Indonesia (IMI), dan Generasi Lintas Budaya (GLB). Bamsoet menjelaskan tim relawan berangkat malam ini ke lokasi bencana, kemudian bergabung dengan relawan lain untuk membantu warga.

"Sementara donasi digunakan membeli berbagai kebutuhan penting seperti sembako, popok bayi, pembalut, selimut, air minum, hingga obat-obatan. Ini wujud gotong royong sekaligus solidaritas dalam membantu saudara sebangsa yang sedang kesulitan tertimpa musibah. Menjadi bukti bahwa masyarakat Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan tak sendirian menghadapi musibah ini," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (21/1/2021).

Pendiri Gerak BS ini mengatakan pada rentang 1-18 Januari 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 154 bencana alam di berbagai daerah. Bencana alam tersebut meliputi banjir, angin ribut, dan longsor yang telah menelan 140 korban jiwa dan 776 korban luka-luka.

"Pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan dan masyarakat harus mewaspadai penularan COVID-19 yang bisa terjadi saat proses evakuasi di berbagai lokasi pengungsian bencana," katanya lebih lanjut.

Ketua DPR RI ke-20 ini mengatakan untuk meminimalisirnya, tanggap bencana harus dilakukan secara cepat dan tepat serta mengantisipasi sejak dini supaya berbagai daerah rawan bencana lainnya bisa siaga sedini mungkin menghadapi bencana. Ia juga mendorong Satgas Penanganan COVID-19 responsif melaksanakan swab antigen massal di daerah terdampak bencana.

"Bagi yang reaktif, bisa langsung dirujuk ke pusat kesehatan terdekat sehingga mencegah penularan COVID-19. Jangan sampai warga sudah kesulitan karena bencana, ditambah lagi kesusahan akibat COVID-19," imbuhnya.

Ia menjelaskan hingga Selasa (19/1), SAR Mission Coordinator (SMC) BASARNAS Sulawesi Barat telah mengevakuasi 90 korban meninggal dunia. Sementara BNPB melaporkan hingga Senin (18/1) ada 19.435 orang mengungsi dan ratusan warga mengalami luka ringan hingga berat.

"Saat kunjunganya ke Stadion Manakarra untuk memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan tepat, Presiden Jokowi juga memastikan para korban bencana di Sulawesi Barat akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Antara lain untuk perbaikan rumah, pemerintah akan membantu untuk yang rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta," pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, dalam kegiatan penyerahan donasi dan pelepasan relawan tersebut, hadir Ketua Umum dan Sekjen Gerak BS, Dwi Aroem Hadiatie dan Ratu Dian; Badan Pengawas IMI Pusat, Kombes Pol Syamsul Bahri; dan perwakilan GSP Indonesia, Akang Ruslan.

(ncm/ega)