Doa Ketika Ada Puting Beliung atau Angin Kencang

Puti Yasmin - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 15:46 WIB
ilustrasi berdoa
Foto: Ilustrasi Denny Putra/detikcom/Doa Ketika Ada Puting Beliung atau Angin Kencang
Jakarta -

Angin puting beliung atau angin kencang sempat terjadi di tengah Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2021) sore. Disunnahkan membaca doa saat ada angin puting beliung.

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri mengatakan fenomena alam itu dikenal juga dengan nama waterspout atau angin puting beliung di atas permukaan air. Kejadian ini berlangsung 10-15 menit.

Bersyukurnya, angin puting beliung tersebut hilang sebelum sampai di daratan. Warga setempat pun tidak ada melaporkan kerusakan atau kerugian dari peristiwa ini.

Doa Puting Beliung:

Aisyah radhiallahu 'anha seperti diriwayatkan dalam Hadits Bukhari menceritakan bahwa wajah Rasulullah yang terlihat ketakutan saat hujan lebat turun, lalu berubah ceria ketika hujan reda. Aisyah pun bertanya, "Ya Rasulullah, apabila terlihat awan mendung semua orang merasa gembira karena menandakan hujan akan turun, tetapi mengapa engkau justru terlihat ketakutan?"


Nabi Muhammad SAW menjawab, "Wahai Aisyah, bagaimana saya dapat meyakini bahwa angin kencang dan awan mendung itu bukan mendatangkan adzab dari Allah? Kaum `Ad telah dibinasakan oleh angin topan. Ketika mereka melihat awan mendung, mereka gembira karena mengira akan segera turun hujan. Padahal bukan hujan, melainkan azab Allah untuk membinasakan mereka."

Berdasarkan dari hadits riwayat Muslim, doa ketika angin kencang atau puting beliung yang dibaca Rasulullah SAW adalah:

اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ

Latin: Alloohumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih

Artinya: Allah yang dengan memuji-Nya bertasbihlah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.

Sementara itu bila angin kencang disertai dengan petir, Nabi Muhammad SAW membaca dzikir doa ketika angin kencang sebagai yang diriwayatkan Bukhari

Arab : اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin : Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya : Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.

Sahabat Hikmah, jangan lupa amalkan doa ketika angin kencang atau puting beliung sesuai sunnah ketika ada peristiwa itu ya!

(pay/erd)