Alhamdulillah! Kemenag Perpanjang Keringanan UKT Bagi Mahasiswa PTKIN

Erwin Dariyanto - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 13:55 WIB
Kantor Kementerian Agama
Alhamdulillah! Kemenag Perpanjang Keringanan UKT Bagi Mahasiswa PTKIN ( Foto: Lisye Sri Rahayu/detikco)m
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk memperpanjang kebijakan pemberian keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Kebijakan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 81 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 515 Tahun 2020 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri atas Dampak Bencana Wabah Covid-19.

Dalam KMA yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 11 Januari 2021 itu, keringanan UKT berlaku pada semester genap Tahun Akademik 2020/2021 dan semester ganjil Tahun Akademik 2021/2022.

Kemenag memutuskan memperpanjang keringanan Uang Kuliah Tunggal atau UKT bagi mahasiswa PTKIN sebab melihat bahwa sampai saat ini Pandemi COVID-19 belum berakhir. Pandemi yang sudah berlangsung hampir satu tahun di Indonesia ini banyak berdampak bagi mahasiswa PTKIN.

"Kami melihat pandemi COVID-19 ini belum berakhir. Maka kami memutuskan untuk melanjutkan kebijakan pemberian keringanan UKT ini, sebagai afirmasi bagi mahasiswa terdampak," kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, kemenag.go.id.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Suyitno mengatakan skema keringan UKT sama dengan kebijakan sebelumnya.

Diatur dalam KMA bahwa ada empat skema keringanan UKT, yakni penurunan, pengurangan, perpanjangan masa pembayaran, dan angsuran.

Implementasi pemberian keringanan tersebut diserahkan kepada kebijakan masing-masing PTKIN. "Dan disesuaikan dengan pilihan yang diajukan oleh mahasiswa," jelas Suyitno.

Menurut Suyitno pada 2020 lalu berdasarkan Data Ditjen Pendidikan Islam, total keringanan UKT mencapai lebih dari Rp 54 miliar rupiah.

Rinciannya, sebanyak 15.153 mahasiswa menerima keringanan berupa penurunan UKT satu tingkat. Sebanyak 108.890 mahasiswa menerima keringanan pengurangan UKT dengan besaran bervariatif, sesuai kebijakan kampus.

"Ada yang mendapat pengurangan 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 50%, bahkan hingga 100%," paparnya.

Ada juga 30.235 mahasiswa yang menerima keringanan dalam bentuk penundaan atau perpanjangan masa pembayaran.

Keringanan ini berlaku dalam rentang dua hingga empat bulan atau mulai Agustus sampai November 2020. Sementara penerima keringanan berupa angsuran pembayaran UKT sebanyak 6.285 mahasiswa.

"Total penerima keringanan UKT PTKIN ini mencapai 160.563 mahasiswa," kata Suyitno.

Pada tahun 2020 jumlah mahasiswa penerima keringanan Uang Kuliah Tunggal atau UKT tersebar di 58 PTKIN. Terdiri dari 17 Universitas Islam Negeri (UIN), 36 Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan 5 Sekolah Tinggi Keagamaan Islam Negeri (STAIN).



Simak juga video 'Yaqut Cholil Tegaskan Akan Melawan Pihak Intoleransi':

[Gambas:Video 20detik]



(erd/nwy)