PPP Tanya Solusi Kasus Penghinaan di Medsos Saat Uji Kapolri Besok

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 17:33 WIB
Jakarta -

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo akan menjalani uji kelayakan calon Kapolri di Komisi III DPR RI besok. PPP akan mempertanyakan soal penegakan hukum yang berkeadilan.

"Topik pertanyaan PPP adalah penegakan hukum yang tidak hanya mengacu pada kepastian hukum, tetapi juga keadilan hukum dan kemanfaatan hukum," kata anggota Fraksi PPP Arsul Sani kepada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Anggota Komisi III DPR RI itu mengharapkan instansi Polri menjadi penegak hukum yang mengedepankan pendekatan keadilan restoratif, terlebih saat menangani kasus kejahatan tanpa kekerasan.

"Ke depan kita ingin melihat peran Polri sebagai penegak hukum agar dalam kerja-kerja penegakan hukum, terutama ketika menangani kejahatan yang sifat orang dengan orang lain dan bukan merupakan kejahatan dengan kekerasan, maka kedepankan juga pendekatan keadilan restoratif," ungkapnya.

Arsul menilai kejahatan tersebut dapat diberi solusi perdamaian di antara kedua pihak. Menurutnya, kasus penghinaan hingga pencemaran nama baik dapat diselesaikan tanpa harus berujung pada hukuman pidana.

"Ini misalnya bisa dicapai dengan menginisiasi solusi perdamaian antara tersangka pelaku dan korban. Contohnya misalnya kasus-kasus penghinaan, pencemaran nama baik termasuk yang menggunakan media sosial atau elektronik, maka bisa diselesaikan tanpa harus proses hukum yang berakhir dengan hukuman pidana," katanya

"Juga kasus-kasus bisnis, perdagangan orang perorangan yang irisannya dengan kasus perdata biasa itu tebal, maka tidak malah didorong pidananya," sambung Wakil Ketua MPR RI itu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test akan digelar Rabu, 20 Januari 2021, oleh Komisi III DPR.

Makalah calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo diserahkan ke Komisi III DPR RI. Makalah itu akan digunakan saat fit and proper test atau uji kepatutan Komjen Sigit selaku calon Kapolri. Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widodo, Kapolda Jatim Nico Afinta, dan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdi Sambo menyerahkan makalah calon Kapolri itu di ruang rapat Komisi III, kompleks gedung MPR/DPR.

"Jadi kegiatan hari ini kita adalah menyerahkan naskah fit and proper test yang besok akan dilaksanakan, intinya itu saja. Kami hanya datang ke sini cuma mau menyerahkan itu mewakili calon Kapolri," ujar Irjen Wahyu.

(hel/gbr)