Dituntut 5 Tahun Bui, 2 Muncikari Vernita Syabilla Jalani Pleidoi Besok

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 11:27 WIB
Vernita Syabilla saat ditemui di kawasan Trans TV.
Vernita Syabilla (Noel/detikFoto)
Bandar Lampung -

Dua terdakwa kasus dugaan prostitusi yang menyeret nama artis Vernita Syabilla telah menjalani sidang tuntutan. Kedua terdakwa, Maila Kaesa dan Meilianita Nur Azis, dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp 120 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Pidana terhadap terdakwa Maila Kaesa binti Ramlan dan Meilianita Nur Azis binti Tjhin Djiet Pin dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda sejumlah Rp 120 juta subsider 3 bulan kurungan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan," demikian tuntutan dari jaksa penuntut umum seperti dilihat dari situs SIPP PN Tanjung Karang, Selasa (19/1/2021).

Sidang tuntutan tersebut telah digelar pada Rabu (6/1). Jaksa meyakini kedua terdakwa bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan tindak pidana Perdagangan Orang Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"Bersalah melakukan tindak pidana 'Melakukan perekrutan, penampungan, atau penerimaan seseorang dengan penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau memberi bayaran atau manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia," demikian bunyi tuntutan tersebut.

Sidang lanjutan bakal digelar pada Rabu (20/1/2021). Sidang tersebut rencananya digelar dengan agenda mendengar nota pembelaan atau pleidoi dari terdakwa.

Sebelumnya, kasus prostitusi yang menyeret Vernita Syabilla berawal dari penangkapan Vernita bersama dua orang diduga muncikari, Maila Kaesa (MK) dan Meilianita Nur Azis (MEI), di salah satu hotel di Bandar Lampung, Selasa (28/7/2020).

Polisi kemudian menetapkan Maila dan Meilianita sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang. Sementara itu, Vernita berstatus sebagai saksi.

Saat proses penyidikan terhadap dua tersangka muncikari berlangsung, polisi juga menangkap seorang yang diduga bos muncikari prostitusi Vernita, Baban. Penangkapan dilakukan di Bekasi.

Baban telah divonis bersalah. Dia dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara. Sidang vonis digelar pada Selasa (15/12/2020). Majelis hakim juga menghukum Baban membayar denda Rp 120 juta.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan," demikian putusan majelis hakim seperti dilihat dari situs SIPP PN Tanjung Karang.

(haf/idh)