Polisi Kantongi Identitas Provokator Tawuran di Manggarai

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 11:05 WIB
Tawuran Kembali Pecah di Manggarai, Jalan Tambak Sempat Ditutup
Suasana pascatawuran di Manggarai kemarin. (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Peristiwa tawuran dua kelompok warga di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, yang terjadi kemarin masih dalam penyelidikan polisi. Polisi kini telah mengantongi satu identitas provokator dari peristiwa tersebut.

"Sudah ada, sudah ada (diketahui provokator). Sementara baru satu inisial AG dari kelompok Gentas. Ini lagi dicari ya," kata Kapolsek Tebet Kompol Budi Cahyono saat dihubungi detikcom, Selasa (19/1/2021).

Menurut Budi, AG diketahui berperan dalam melemparkan air seni kepada warga. Hal tersebut menjadi pemicu terjadinya tawuran di Manggarai kemarin sore.

"Ada warung angkringan milik orang Gang Tuyul dilempari air seni oleh Gang Gentas (AG)," imbuh Budi.

Siang hari nanti polisi dan tokoh masyarakat sekitar akan kembali melakukan pertemuan perihal terjadinya tawuran. Dalam pertemuan tersebut, Budi mengatakan pihak pengurus setempat diharapkan membawa orang-orang yang selama ini menjadi pelaku tawuran di Manggarai.

"Ini masih diidentifikasi. Makanya di pertemuan nanti jam setengah 2 (13.30 WIB) itu pihak RW diharapkan bawa orangnya yang bermasalah untuk dimintai keterangan," terang Budi.

Tawuran tersebut sendiri terjadi di Jl Manggarai Utara II, Jakarta Selatan, Senin (18/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Tawuran tidak berlangsung lama. Polisi menyebut tawuran kali ini dipicu aksi saling lempar air kencing.

"Kemarin awalnya ada saling lempar petasan, hari ini saling lempar air yang diduga air kencing. Itu yang memicu tawuran," jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan di lokasi, Senin (18/1/2021).

Azis mengatakan pihaknya akan melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat setempat untuk mengatasi permasalahan ini. Di sisi lain, Azis menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para pelaku tawuran yang meresahkan warga tersebut.

"Makanya kita mengambil langkah-langkah preventif dan komprehensif. Jadi kita melakukan pertemuan terhadap tokoh-tokoh, kita juga akan melakukan tindakan represif kepada para pelaku tawuran," kata Azis.

(ygs/mae)