DVI Polri Sudah Terima 438 Sampel DNA Terkait Kecelakaan Sriwijaya Air

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 09:35 WIB
Jakarta -

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri masih mengidentifikasi korban Sriwijaya Air SJ182. Sampai hari ini, tim DVI sudah menerima 438 sampel DNA.

"Total sampel DNA yang kami lakukan pemeriksaan sekarang sudah mencapai 438 sampel, 293 terdiri dari sampel postmortem dan 145 dari keluarga," ujar Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko, saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (19/1/2021).

Hery menambahkan tim DVI telah menerima 310 kantong jenazah. Untuk kantong properti, lanjutnya, tim DVI menerima 250 kantong.

"Kemudian properti yang kami terima sampai saat ini sebanyak 250 kantong. Jadi tambahan keterangan properti ini, jadi properti ini tidak a catch dengan body part sehingga kami memerlukan data-data pendukung untuk analisa dan pemeriksaan," ucapnya.

Lanjutnya, dia menyebut tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 34 korban dan 23 korban di antaranya telah diserahkan kepada keluarga. Dia pun mengatakan identifikasi masih terus dilakukan.

"Pemeriksaan yang digunakan saat ini kami lebih menitikberatkan pada pemeriksaan DNA forensik. Karena semakin lama semakin ada keterbatasan untuk pemeriksaan yang lain termasuk sidik jari," ujar Hery.

Diketahui, ada 34 korban Sriwijaya Air SJ182 yang sudah teridentifikasi, di mana 5 korban baru teridentifikasi kemarin. Kelima korban baru itu adalah Didik Gunardi, Athar Rizki Riawan, Gita Lestari Dewi, Fathima Ashalina Marhen, dan Rahmania Ekananda.

Untuk korban-korban lainnya yang sebelumnya sudah teridentifikasi bernama Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satria Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, dan Agus Minarni. Korban bernama Ricko, Ikhsan Adhan, Supianto, Pipit Piyono, Mia Tresetyani, dan Yohanes Suherdi juga telah teridentifikasi.

Selain itu, korban atas nama Rosi Wahyuni, Rizki Wahyudi, Nelly, Beben Sopian, Makrufatul Yeti Srianingsih, Arifin Ilyas, dan Arneta Fauziah juga berhasil diidentifikasi. Korban bernama Fao Nuntius Zai, Yunni Dwi Saputri, Iu Iskandar, dan Oke Dhurrotu juga berhasil dikenali.

(sab/dkp)