Polisi Gelar Perkara soal Pesta Raffi Ahmad, Meski Belum Temukan Unsur Pidana

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 19:50 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polisi akan melakukan gelar perkara terkait Raffi Ahmad yang menghadiri pesta ultah pengusaha setelah divaksin Corona, meski polisi menyebut belum menemukan unsur pidana terkait pesta tersebut.

"Belum ditemukan (pelanggaran pidana), tapi akan kita gelarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (18/1/2021).

Yusri mengatakan pihaknya memang telah mendatangi kediaman pengusaha penyelenggara pesta tersebut. Dia menyebut acara tersebut tidak dilakukan di tempat umum, melainkan di rumah dengan kapasitas yang luas.

Dia menambahkan, 18 tamu undangan yang hadir di acara tersebut datang tanpa diundang oleh penyelenggara acara. Para tamu, sambung Yusri, datang atas inisiasi sendiri.

"Delapan belas orang di dalam situ yang memang tidak diundang, tapi datang sendiri karena memang sedang ulang tahun juga pemiliknya saudara RG itu. Mereka nggak diundang, tapi tetap protokol kesehatan, ada swab antigen. Itu di rumahnya memang rumahnya ada seperti lapangan basket yang besar sekali, tapi cuman ada 18 orang itu saja," papar Yusri.

Selain itu, Yusri menyebutkan proses penyelidikan kasus pesta yang dihadiri Raffi Ahmad itu akan tetap berlanjut. Pihaknya masih akan mendalami keterangan saksi-saksi dan menggali kemungkinan adanya pelanggaran pidana dari kasus tersebut.

"Ya kan namanya ini kita selidiki dulu, masih penyelidikan. Masih belum dong, karena hasil temuan yang kita dapatkan ini di rumahnya, bukan di tempat umum. Makanya akan kita gelarkan (perkara)," terang Yusri.

Selanjutnya
Halaman
1 2