Andalkan Komunikasi Digital, Pegadaian Raih Banyak Penghargaan

Erika Dyah - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 18:15 WIB
Humas PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani
Foto: Pegadaian
Jakarta -

PT Pegadaian (Persero) mengembangkan komunikasi digital dengan mengoptimalkan komunikasi di media daring, media sosial, dan saluran komunikasi berbasis aplikasi Pegadaian Digital. Upaya ini membuat Pegadaian meraih sejumlah penghargaan di sepanjang 2020.

Humas PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani merinci sejumlah penghargaan yang diperoleh Pegadaian, di antaranya PR Digital Award, Indonesia Corporate Branding PR Award, Digital Marketing Innovation, dan Teropong PR Award untuk kategori Best Active Social Media dan Best Digital Innovation.

Tak hanya itu, berdasarkan Penilaian Indonesian Insitute for Corporate Governance (IICG) terhadap Corporate Governance Perception Index (CGPI), Pegadaian meraih CGPI Award dengan kategori The Most Trusted Companies.

Dalam program PR Talks mengenai pentingnya PR dalam sebuah organisasi, Basuki menilai insan PR (Public Relation) memiliki peran penting dalam mengkomunikasikan nilai-nilai organisasi (communicate values) untuk menjaga dan meningkatkan reputasi organisasi. Menurutnya, PR harus mampu menciptakan nilai (create values) serta merancang komunikasi tentang suatu hal yang biasa menjadi lebih bermakna.

Selain itu, menurut Basuki, PR mempunyai peranan penting sebagai penyambung lidah dalam komunikasi perusahaan.

"Di satu sisi PR berperan penting dalam menyampaikan informasi dari manajemen kepada para pemangku kepentingan. Sementara di sisi lain ia harus mampu mendengar aspirasi dari pemangku kepentingan untuk disampaikan kepada manajemen. Dengan demikian program, produk dan layanan yang dibuat dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh para pihak. Begitu pula, masukan dan aspirasi masyarakat juga dapat diserap untuk kemajuan perusahaan," ujar Basuki dalam keterangan tertulis, Senin (18/1/2021).

Direktur Riset The Iconomics Alex Mulya yang hadir dalam program tersebut mengaku terkejut dengan pengelolaan komunikasi perusahaan Pegadaian. Ia menilai perusahaan ini telah memanfaatkan channel komunikasi digital dengan baik.

"Saya melihat konten-konten yang dibuat di media sosial cukup unik, lucu dan komunikatif sesuai dengan tren komunikasi yang disukai milenial. Secara umum tata kelola komunikasinya juga relatif baik, tidak kalah dengan perusahaan BUMN papan atas lainnya. Sungguh ini di luar dugaan saya, semula saya mengira masih dikelola secara sederhana dan konvensional ternyata sudah mengalami transformasi sejalan dengan transformasi perusahaan," ungkap Alex.

Menurut Alex, dalam situasi perubahan yang cepat PR harus terus mengamati dan mempelajari perubahan yang terjadi serta adaptif menyesuaikan diri dengan mengembangkan skill, knowledge, dan attitude. Hal ini penting dilakukan agar Insan PR dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai kebutuhan dan perkembangan organisasi.

(mul/mpr)