Identifikasi Korban Sriwijaya Air, Inafis Polri Cek CCTV Bandara Soetta

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 10:40 WIB
Identifikasi jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri. Total sudah ada 17 korban yang telah teridentifikasi.
Foto: Pradita Utama/detikcom
Jakarta -

Korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih identifikasi tim DVI Polri. Inafis Polri mengecek CCTV Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) agar korban-korban lainnya bisa segera teridentifikasi.

"Nah saat ini, Inafis sudah mengantongi data dari CCTV, nanti CCTV yang ada di bandara terkait dengan sebelum korban memasuki pesawat, akan dianalisis di alat kami," ucap Kasubag Ren Inafis Polri AKBP Yani, saat konferensi pers di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (18/1/2021).

Rekaman CCTV ini, lanjutnya, akan dicocokkan ke dalam data server Inafis. Dia mengatakan Inafis mempunyai data yang terhubung dengan Dukcapil.

"Di sini adalah server e-KTP Induk. Kami punya database dalam Pos Inafis yang nantinya akan mendukung sepenuhnya terkait dengan data yang diperoleh untuk mengungkap kejelasan dari identifikasi para korban pesawat," tambahnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, Yani menjelaskan Inafis akan mengidentifikasi korban dari wajah dan sidik jari. Inafis pun, kata dia, sudah mempunyai peralatan lengkap untuk mengidentifikasi sisa-sisa korban Sriwijaya Air.

"Sidik jari dan wajah kami cocokkan, dikerucutkan di dalam alat namanya face recognation. Tentu saja terkait dengan tupoksi kami butuh proses dan dukungan dari semua pihak. Kondisi yang saat ini sudah ada atau eksisting di kami adalah data-data yang tercover atau terkumpul di Inafis portable system, kemudian dalam face recognition dan MAMBIS (Mobile Automated Multi-Biometric Identification System)," jelasnya.

Proses pencarian dan evakuasi pesawat dan korban Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan pun mempersempit sektor pencarian menjadi 4 sektor.Proses pencarian dan evakuasi pesawat dan korban Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan pun mempersempit sektor pencarian menjadi 4 sektor. (Pradita Utama/detikcom)

Di tempat yang sama, Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko mengatakan DVI masih melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ182. Update sementara, tim DVI telah menerima 308 kantong jenazah.

"Kemudian update hari ini, kami telah menerima sebanyak 308 kantong (jenazah) dari fase 1 di Tanjung Priok," kata Hery Wijatmoko.

Hery menambahkan tim DVI juga telah menerima 438 sampel DNA, baik dari antemortem maupun postmortem. Untuk properti yang diterima, lanjutnya, sebanyak 168 kantong.

"Update teridentifikasi, kami telah berhasil mengidentifikasikan 29 korban dan 15 diantaranya telah diserahkan kepada keluarganya," tambahnya.

Tonton video 'Masuki Hari Ke-10 Operasi SAR SJ182, Temuan Evakuasi Makin Sedikit':

[Gambas:Video 20detik]



(sab/isa)