BNPB Minta Masyarakat Waspada: Banjir-Longsor Sumedang Bisa Terjadi Lagi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 16:31 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan 3 korban jiwa longsor di Sumedang, Sabtu (16/1). Hingga kini, total korban tewas akibat longsor adalah 28 orang.
Evakuasi korban longsor di Sumedang (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga di Sumedang, Jawa Barat, terus waspada. Sebab, bencana banjir dan longsor yang melanda Sumedang masih bisa terjadi lagi.

"Ini bisa terjadi lagi, kalau ada curah hujan yang cukup tinggi, intensitas hujan cukup tinggi. Makanya, perlu sekali teman-teman media juga mengedukasi masyarakat tetaplah waspada. Dalam kondisi masa La Nina ini sampai Februari," tutur Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Raditya Jati dalam konferensi pers 'Update Kondisi Terkini dan Upaya Penanganan Bencana di Berbagai Daerah' yang disiarkan BNPB, Minggu (17/1/2021).

BNPB juga akan terus mengikuti perkembangan yang terus disampaikan BMKG. Terutama berkaitan dengan curah hujan yang cukup tinggi yang melanda Indonesia.

"Dan kita ikuti terus perkembangannya yang disampaikan oleh BMKG bahwa kejadian bencana bisa dipicu faktor hidrologi yang salah satunya curah hujan yang cukup tinggi," katanya.

Hingga saat ini, korban banjir dan longsor di Sumedang masih terus bertambah. Terbaru, korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 32 orang.

"Jumlah korban meninggal dunia 32 orang, jumlah korban dalam pencarian 8 Orang," ucap Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah melalui pesan singkat, Minggu (17/1/2021).

Menurut Deden, operasi SAR hari ke-9 ini rencananya difokuskan di Sektor 1, yaitu area rumah hajatan dan lapang voli, serta Sektor 2 di rumah terdampak pada longsoran pertama.

(mae/imk)