Banjir Kalsel, Denny Indrayana Usul Evakuasi Lewat Udara di Beberapa Titik

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 11:10 WIB
Dampak banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) meluas. Saat ini ada puluhan ribu warga Kalsel mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir.
Banjir melanda Kalsel di awal 2021. (Istimewa)
Bajarmasin -

Denny Indrayana turut memantau perkembangan penanganan banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Denny menyebut ada daerah yang ketinggian banjirnya bertambah meski hujan tidak lagi mengguyur. Ada juga daerah yang perlu dipantau lewat udara.

"Update pada hari ini, hari Minggu, tanggal 17 Januari 2021. Alhamdulillah di Banjarbaru tadi malam tidak turun hujan. Tetapi air rupanya masih turun dari ketinggian, sehingga di beberapa tempat justru makin dalam, seperti di daerah gambut dekat Banjarmasin," kata Denny, kepada wartawan, Minggu (17/1/2021).

"Dan tadi pagi, subuh, kami berusaha menuju ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Ibu kotanya, Barabai, adalah salah satu kota yang paling terdampak dengan banjir besar, dan kami harus berputar balik, putar arah karena dua jembatan dikabarkan longsor, sehingga tidak bisa dilalui," imbuhnya.

Denny mengaku juga berkomunikasi dengan Kepala BNPB Doni Monardo serta Pangdam Mulawarman Mayjen Heri Wiranto. Menurutnya, pemerintah telah melakukan langkah-langkah evakuasi dan bekerja sama dengan relawan.

"Meski demikian, di beberapa titik saya dengar masih diperlukan evakuasi-evakuasi, karena daerah-daerah yang tidak terjangkau hanya dengan kendaraan biasa diperlukan perahu-perahu karet dan perlu juga dipertimbangkan evakuasi melalui udara di beberapa titik," sebut Denny.

Calon Gubernur Kalsel di Pilkada 2020 itu berharap perkembangan penanganan banjir yang dia dapat bisa menjadi informasi bagi pemerintah. Dia menyebut banjir yang melanda Kalsel di awal 2021 ini merupakan yang terparah.

"Saya menyampaikan pesan ini agar bisa didengar oleh yang mempunyai kewenangan dan juga alat-alat, karena kelihatannya ini masih akan perlu penanganan agak panjang. Kita berdoa saja semoga tidak ada lagi turun hujan. Sepanjang pengetahuan kami, ini banjir yang paling parah di Kalsel dan dibutuhkan kerja sama semua pihak untuk menanganinya secara koordinatif dan secara efektif," tutup Denny.

(zak/imk)