Akses Jalan Rusak, Jenazah di Jambi Terpaksa Digotong ke Rumah Duka

Ferdi Almunanda - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 09:52 WIB
Jenazah digotong dengan tandu oleh warga ke rumah duka karena mobil ambulance tak bisa lewat akibat jalanan rusak parah
Jenazah digotong dengan tandu oleh warga ke rumah duka karena mobil ambulans tak bisa lewat akibat jalanan rusak parah. (Foto: Tangkapan layar)
Jambi -

Jenazah seorang warga di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, terpaksa ditandu menuju rumah duka. Jenazah perempuan lansia itu ditandu sekitar 200 meter karena akses jalan rusak parah.

"Iya, jadi begini ceritanya, pada saat itu kita dapat informasi dari warga kalau ada mobil ambulans terjebak di jalan rusak. Mobil ambulans itu dari RS Jambi dengan membawa jenazah yang tinggal di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, dan kebetulan melintas di jalan Berbak, yang mana jalan itu rusak dan ada mobil yang juga ikut terpuruk, sehingga ada dari pihak Forkompimda dan warga di kecamatan langsung menandu jenazah itu," kata Kapolsek Berbak Iptu H Cibro saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/1/2021).

Peristiwa jenazah ditandu oleh warga itu terjadi pada Kamis (14/1) sekitar pukul 09.00WIB. Saat itu, hujan mengguyur kawasan tersebut sehingga jalanan rusak parah. Jenazah tersebut ditandu ratusan meter untuk selanjutnya untuk menuju ke rumah duka.

"Jenazah itu ditandu bukan sampai menuju rumah duka, tetapi ditandu sejauh hampir 200 meter lebih dari lokasi jalan yang rusak itu, karena mobil ambulans dari RS di Jambi tidak bisa melintas, apalagi di depannya juga ada mobil truk yang sedang terpuruk juga, sehingga akhirnya ditandulah jenazah itu menuju mobil ambulans dari puskesmas kecamatan yang berada di jalan yang bagus untuk kemudian dibawa ke rumah duka," ujar Cibro.

Diketahui jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, itu memang rusak. Bahkan kerusakan jalan itu membuat akses jalan susah dilalui apalagi jika saat diguyur hujan. Kondisi jalan yang tanah dan juga berlubang membuat pengguna jalan kesulitan melintas.

(eva/eva)