Novel Ungkap Faksi di Polri, Gerindra: Komjen Listyo Sigit Bisa Akomodir Semua

Ibnu Hariyanto - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 06:24 WIB
Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Foto: Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Jakarta -

Penyidik KPK Novel Baswedan meminta Kapolri baru nanti memperbaiki tubuh Polri karena ada banyak faksi yang menurutnya sarat kepentingan. Gerindra yakin Komjen Listyo Sigit Prabowo selaku calon Kapolri bisa mengakomodir semua kelompok.

"Kalau Pak Sigit saya yakin bisa mengakomodir semua kelompok-kelompok pertemanan itu, beliau sosok pengayom," kata Waketum Partai Gerindra Habiburokhman saat dihubungi, Jumat (15/1/2021) malam.

Habiburokhman menilai mungkin yang dimaksud dengan faksi itu adalah pertemanan yang berbasis angkatan atau daerah asal. Jika seperti itu, menurut Habiburokhman merupakan hal yang wajar.

"Mungkin bukan faksi, tapi semacam pengelompokan pertemanan saja. Basisnya bisa angkatan, daerah asal atau apapun. Menurut saya itu hal yang manusiawi dan juga terjadi di hampir semua institusi," ujar Habiburokhman.

Sebaliknya, ia mengatakan pertemanan itu bisa menjadi berbahaya jika menjadi ajang legitimasi nepotisme dalam mengambil keputusan. Sebab, hal itu akan berdampak buruk bagi organisasi.

"Bahaya kalau keputusan-keputusan didasari nepotisme, organisasi bisa rusak," sebutnya.

Ia yakin Komjen Listyo Sigit bisa mengatasi hal tersebut. Sebab, menurutnya, Komjen Listyo Sigit merupakan sosok dekat semua kalangan.

"Beliau dekat dengan semua kalangan baik di internal maupun di luar Polri," tuturnya.

Sebelumnya, harapan Novel Baswedan atas terpilihnya calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo itu disampaikan melalui akun Twitternya. Novel meminta Komjen Sigit bisa memperbaiki Polri.

"Semoga Komjen Listyo Sigit, calon tunggal Kapolri adalah pribadi yang berani & antikorupsi. Sehingga Pak Sigit berani perbaiki Polri," tulis Novel Baswedan melalui akun Twitternya @nazaqistsha seperti dilihat detikcom, Jumat (15/1/2021).

"Banyak faksi di Polri yang sarat kepentingan & saling menyandera. Sehingga Pimpinan Polri tidak berani mereformasi Polri menjadi institusi yang dipercaya," tulisnya.

Seperti diketahui, nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sudah resmi diajukan Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri kepada DPR. Kini rangkaian uji menanti jenderal bintang tiga ini menuju kursi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis, yang telah memasuki masa pensiun.

(ibh/imk)