Round-Up

Banjir Rendam Kalsel Berhari-hari, Lebih dari 20 Ribu Orang Dievakuasi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 04:31 WIB
Banjir di Kabupaten Banjar, Kalsel.
Foto: Banjir di Kabupaten Banjar, Kalsel. (Dok Polda Kalsel)
Banjarmasin -

Dampak banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) meluas. Saat ini ada puluhan ribu warga Kalsel mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir.

Banjir berhari-hari ini membuat pemerintah daerah (pemda) di Kalsel pun menaikkan status bencana menjadi tanggap darurat banjir. Setidaknya status tersebut diterapkan di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Status tanggap darurat ini diterapkan selama sepekan ke depan demi pemenuhan warga yang terdampak banjir.

Di Kabupaten Tanah Laut dilaporkan hampir 22 ribu warga mengungsi ke tempat aman akibat rumah terdampak banjir. Tinggi banjir di Kabupaten tersebut pada Jumat (15/1/2021) siang dilaporkan mencapai 150-200 cm.

Sebanyak 21.990 jiwa dan 6.346 unit rumah di Tanah Laut, Kalsel, terendam banjir (dok BNPB)Sebanyak 21.990 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut mengungsi (dok BNPB)

Dilaporkan ada 21.990 jiwa yang mengungsi akibat banjir. Selain itu, lebih dari 6 ribu rumah terendam banjir.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut melaporkan bahwa saat ini tinggi muka air terpantau sekitar 150 cm sampai 200 sentimeter yang merendam 6.346 unit rumah," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Djati, Jumat (15/1/2021).

Data tersebut dihimpun Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB per Jumat (15/1) pukul 11.40 WIB. Saat ini, BPBD Tanah Laut masih melakukan pendataan di 5 titik pengungsian warga.

BPBD Kabupaten Tanah Laut juga menginformasikan akses jalan dari Palaihari ke Banjarmasin terputus akibat banjir. Saat ini tim gabungan bergotong royong dalam melakukan penanganan bencana yang terjadi.

Saat ini warga membutuhkan beberapa kebutuhan mendesak seperti sandang, pangan, terpal, matras, selimut, dan peralatan dasar kebencanaan.

Status Tanggap Darurat Banjir

Sejumlah pemda menaikkan status dari siaga menjadi tanggap darurat banjir. Tercatat, banjir di Kalsel mulai terjadi sejak Selasa (12/1).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3