Round-Up

Banjir Rendam Kalsel Berhari-hari, Lebih dari 20 Ribu Orang Dievakuasi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 04:31 WIB
Banjir di Kabupaten Banjar, Kalsel.
Foto: Banjir di Kabupaten Banjar, Kalsel. (Dok Polda Kalsel)

Pemkot Banjarmasin menyiapkan logistik untuk warga dengan mendirikan posko di lima Kecamatan dan 52 kelurahan yang ada di kota ini. Selanjutnya, menjadikan ruang publik sebagai lokasi penampungan sementara bagi warga yang mengungsi dan mendirikan dapur umum di setiap kecamatan dengan kapasitas 1.500 bungkus per harinya.

Jokowi Perintahkan Bantuan Dikirim

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menelepon Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk meminta laporan terkait perkembangan penanganan banjir. Jokowi memerintahkan jajaran segera mengirimkan bantuan, terutama perahu karet, ke lokasi banjir di Kalsel.

"Ya tadi saya sudah menelepon Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendapatkan laporan mengenai banjir yang ada di Kalimantan Selatan dan saya juga telah memerintahkan Kepala BNPB, telah memerintahkan juga Panglima TNI dan Kapolri, untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan terutama yang berkaitan dengan perahu karet yang sangat dibutuhkan penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan," kata Jokowi dalam video di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (15/1).

Sebanyak 21.990 jiwa dan 6.346 unit rumah di Tanah Laut, Kalsel, terendam banjir (dok BNPB)Sebanyak 6.346 unit rumah di Tanah Laut, Kalsel, terendam banjir (dok BNPB)

Jokowi mengajak masyarakat lebih waspada bencana. Masyarakat juga diminta selalu memperhatikan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG sebelumnya mengingatkan Kalsel berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.

Selain banjir di Kalsel, Jokowi juga terus memantau perkembangan penanganan bencana di sejumlah daerah lain. Jokowi menegaskan pemerintah harus terus hadir melindungi warga.

"Saya akan terus memantau perkembangan bencana di Tanah Air, baik yang ada di Sumedang, di Majene, Sulawesi Barat, kemudian banjir yang ada di Kalimantan Selatan. Kita ingin baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini," ujar Jokowi.

Jokowi memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Basarnas Marsma TNI Bagus Puruhito bergerak ke Kalsel dan Mamuju, Sulawesi Barat, besok. Keduanya diminta membawa peralatan yang dibutuhkan untuk menangani bencana.

"Presiden sudah memerintahkan kepada Kepala BNPB dan Mensos untuk ke Mamuju, dan besok Panglima TNI dan saya diperintahkan untuk ke Kalsel, ke Mamuju dengan membawa beberapa keperluan yang dibutuhkan," kata Kepala Basarnas Marsma TNI Bagus Puruhito di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/1).

Halaman

(jbr/aud)