79 Orang di Panti Yayasan Triasih Jakbar Positif COVID, Mayoritas Disabilitas

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 21:31 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Puluhan orang di panti Yayasan Triasih, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini mereka menjalani isolasi di panti tersebut.

"Hingga saat ini jumlah warga Yayasan Triasih terkonfirmasi positif sebanyak 79 orang. Dikarenakan kondisi pasien mayoritas merupakan pasien disabilitas, sehingga terkendala oleh pendampingan dan persetujuan RS rujukan/wisma/hotel, sehingga sampai saat ini Yayasan Triasih menjadikan aula sebagai tempat isolasi mandiri," jelas Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dimintai konfirmasi detickom, Jumat (15/1/2021).

Yayasan Triasih merupakan panti rawat, pendidikan, dan pelatihan bagi penyandang disabilitas. Yayasan Triasih berlokasi di Jl Karmel Raya Nomor 2, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kasus COVID-19 di Yayasan Triasih bermula ketika pada 5 Januari 2021, satu orang di-swab test RT-PCR di RS Royal Taruma. Hasil swab pasien tersebut dinyatakan positif COVID-19.

"Kemudian pada 6 Januari 2021, Yayasan Triasih kembali melakukan pemeriksaan swab test RT-PCR kepada 22 orang warga panti ke RS Pelni. (Hasil sampai saat ini belum terinfo dari Yayasan)," kata Uus.

Selanjutnya, pada 8 Januari 2021, Yayasan Triasih melaporkan kasus warga Yayasan yang terkonfirmasi positif COVID-19 ke RT setempat dan Puskesmas Kelurahan Kebon Jeruk. Petugas kemudian melakukan tracing kontak erat dan memberikan edukasi agar pihak Yayasan melakukan pemisahan pasien terkonfirmasi positif untuk isolasi mandiri sementara.

Berikutnya, pada 9 Januari 2021, dari hasil tracing, 8 orang karyawan panti yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dilakukan swab test di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk. Hasilnya, 2 dari 8 orang tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

"Pada 11 Januari 2021, kembali dilakukan pemeriksaan swab test RT-PCR dari hasil tracing konfirmasi positif yang keluar pada 10 Januari 2021 sebanyak 9 orang dengan hasil sebanyak 6 orang terkonfirmasi positif," tuturnya.

Kemudian, pada 12 Januari 2021, Puskesmas Kebon Jeruk melakukan swab test RT-PCR kepada 20 orang yang kontak erat. Hasilnya, 18 orang dinyatakan positif COVID-19.

"Pada 15 Januari 2021, dikarenakan beberapa hari terakhir banyak pasien yang di-swab di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk, maka Yayasan Triasih berinisiatif melakukan pemeriksaan swab test mandiri bagi warga panti sebanyak 63 orang ke RS Pelni dengan hasil yang belum terkonfirmasi dari pihak Yayasan," imbuhnya.

Hingga saat ini jumlah warga Yayasan Triasih yang terkonfirmasi positif sebanyak 79 orang. Saat ini puluhan pasien tersebut menjalani isolasi mandiri di aula Yayasan Triasih.

"Dari beberapa kontak erat yang telah di-swab oleh Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk merupakan pasien bergejala ringan (ada batuk tapi jarang dan pilek). Saat ini kami sedang melakukan pendataan pasien-pasien yang bergejala maupun tidak bergejala untuk diberi vitamin dan obat-obatan klinis yang akan didistribusikan pada Sabtu, 16 Januari 2021," tandasnya.

(mei/imk)