Syekh Ali Jaber Tutup Usia, Warga Yaman Hingga Palestina Ikut Berduka

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 18:36 WIB
Adik Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber
Foto: Afzal Nur Iman/detikcom
Jakarta - Meninggalnya Syekh Ali Jaber tidak hanya meninggalkan duka bagi warga Indonesia. Warga luar Indonesia seperti Yaman hingga Palestina turut menyampaikan duka cita.

"Dari kemarin sebenarnya Masya Allah, yang mendo'akan Syekh Ali Jaber sebenarnya bukan hanya dari Indonesia, handphone saya sering ada yang nelpon, ada yang WA, saya nggak bisa balas semua. Ternyata bukan dari Indonesia, dari Yaman yang sedang susah hidup mereka, dari Suriah yang bertahun-tahun belum selesai perangnya, dari Palestina, Subhanallah," kata adik almarhum Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber, di Perumahan Berdikari Sentosa, Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Jum'at (15/1/2021).

Syekh Muhammad menyebut ada banyak yang menghubungi dirinya untuk menyampaikan belasungkawa. Mereka mengaku pernah dibantu oleh Syekh Ali Jaber semasa hidupnya.

"Banyak yangnelepon ke saya berkata 'ini Syekh Ali Jaber membantu kita, orangnya baik,'. Saya nggak kenal, mereka bukan keluarga, bukan jemaah, tapi ketika Syekh AliJaber dengar, ini ada kebutuhanfulan, ini ada kebutuhan keluarga, ada kebutuhan siapapun dia suka membantu tanpa dia tahu beliaufulan ini dari mana," jelasnya.

Kepergian Syekh Ali Jaber di tengah pandemi COVID-19 membuat berbagai pihak harus mengurungkan niatnya berkunjung untuk mencegah berkerumun. Pihak keluarga tidak menggelar acara doa bersama dan berharap masyarakat cukup mendoakan dari rumah masing-masing.

"Saya menyampaikan kepada semuanya terima kasih do'anya, tapi dari tempat masing-masing, karena kita nggak terima, baik di rumah, di yayasan, di masjid. Suasana pandemi Corona ini nggak boleh, kita ikut protokol kesehatan, karena yang paling utama kita menjaga, kan kita saling mencintai, kita menjaga kesehatan, kita menjaga iman, menjaga imun," jelas Syekh Muhammad.

Pantauan detikcom di rumah duka Syekh Ali Jaber pada Jum'at (15/1/2021) pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB tidak terlihat keramaian di dalam rumah maupun di lingkungan sekitar kediaman Syekh Ali Jaber. Hanya terlihat beberapa kerabat yang datang untuk menyampaikan belasungkawa.

Karangan bunga dari berbagai pihak yang masih terpajang di sekitar rumah Syekh AliJaber. Pagar rumah terlihat terbuka dan tidak terlihat aktivitas keramaian di dalamnya.

Beberapa ustadz kondang tanah air turut menggelar doa bersama online untuk Syekh Ali Jaber. Meski online, penonton yang hadir mencapai ribuan.

"Saya senang sekali dari tadi Alhamdulillah ada do'a bersama melalui online. Ada Ustad Yusuf Mansur, Ustad Abdul Somad, Arie Untung. Alhamdulillah cukup luar biasa ya, ribuan yang nonton," ujarnya.

"Berarti do'a ini ya, sholawat, khataman Al-Quran tidak harus kita di tempat, boleh melalui online, bahkan lebih mantap lagi masing-masing tanpa kita tahu, itu do'a nya mustajab. Kalau kita mendoakan tanpa kita tahu itu do'anya mustajab," lanjutnya.

(Afzal Nur Iman/tor)