detikcom Buka Arsip

Tahun 1969, Warga Dengar Gemuruh dari Laut Sebelum Tsunami Terjang Majene

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 18:11 WIB
Poster
Gambar ilustrasi tsunami. (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Gempa bermagnitudo 6,2 yang baru saja mengguncang Majene, Sulawesi Barat, mengingatkan BMKG pada gempa pada 1969. Bedanya, gempa setengah abad silam itu memicu tsunami mematikan. Warga sempat mendengar gemuruh dari arah lautan sebelum gelombang besar menerjang.

Catatan soal gempa dan tsunami di Sulawesi Barat pada 23 Februari 1969 terarsip dalam 'International Tsunami Information Center Newsletter, Volume II Nomor 3, 5 Juli 1969', diakses detikcom dari situs ITIC IOC UNESCO, Jumat (15/1/2021).

Gempa di Sulawesi Barat pada pukul 08.36 Wita, 23 Februari 1969, itu berkekuatan M 6,9. Namun, pada saat itu, International Tsunami Information Center (ITIC) baru menerima laporan pada 5 April 1969.

"Tempat yang paling parah terkena dampak adalah Majene sepanjang pantai barat Pulau Sulawesi," tulis laporan tersebut.

Kerusakan di barat Majene disebabkan oleh tsunami dan guncangan yang keras. Namun kerusakan di timur Majene disebabkan oleh guncangan gempa saja, tanpa tsunami.

Gempa itu menewaskan 64 orang, membuat 97 orang terluka, dan membuat rusak 1.287 bangunan. Pelabuhan Majene juga rusak.

Permukaan lantai laut turun akibat gempa, itulah yang membuat dermaga di pelabuhan Majene rusak. Setelah gempa, orang-orang mendengar suara tertentu dari arah laut.

"Warga dari kawasan tersebut yang diwawancarai menyampaikan telah mendengar gemuruh dari arah laut sebelum tsunami datang," demikian tulis catatan International Information Center Newsletter.

Selanjutnya, rincian ketinggian gelombang tsunami:

Selanjutnya
Halaman
1 2