Indra Tjahyono, Terpidana Korupsi Massal DPRD Malang Meninggal di Lapas

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 15:53 WIB
Indra Tjahyono, terpidana korupsi massal DPRD Kota Malang (Foto: dok. Istimewa)
Indra Tjahyono, terpidana korupsi massal DPRD Kota Malang (Foto: dok. Istimewa)
Malang -

Indra Tjahyono, napi kasus korupsi massal DPRD Kota Malang, meninggal dunia di Lapas Kelas I Lowokwaru, pagi tadi. Politikus Partai Demokrat itu diduga meninggal karena serangan jantung.

"Benar, meninggalnya tadi pagi, kurang-lebih pukul 04.30 WIB," ungkap Kalapas Lowokwaru Malang Anak Agung Gde Krisna saat dimintai konfirmasi, Jumat (15/1/2021).

Menurut Gde Krisna, berdasarkan keterangan teman sekamar, Indra sempat bangun ketika melaksanakan salat Subuh. Namun ia hanya buang air kecil saja.

Saat teman-temannya selesai menunaikan salat Subuh, Indra diketahui dalam kondisi tidur. Karena Indra sempat mengeluh sakit sebelumnya, teman-teman satu sel pun tidak mengganggu atau membangunkannya.

"Karena memang kemarin ada keluhan sakit, yang bersangkutan tak dibangunkan. Tapi kemudian diketahui sudah tidak bergerak lagi. Tim dokter kemudian melakukan pemeriksaan. Diperkirakan meninggalnya karena serangan jantung," tuturnya.

Gde Krisna juga menegaskan penyebab kematian Indra bukan virus COVID-19. Hasil tracing yang dilakukan tak menemukan adanya indikasi itu.

Namun Indra diketahui memiliki riwayat penyakit bawaan, di antaranya serangan jantung, kencing manis, dan ginjal, sehingga rutin menjalani perawatan di poliklinik Lapas Kelas I Lowokwaru.

"Bukan COVID-19, sudah dilakukan tracing dan tidak ada indikasi. Tetapi almarhum memiliki riwayat penyakit bawaan, seperti jantung, ginjal, dan kencing manis," tegasnya.

Gde Krisna mengenang Indra sebagai sosok yang mudah bergaul. Indra sering mengobrol ketika melakukan pengecekan kamar warga binaan.

"Beliau komunikatif. Sering komunikasi dengan saya. Sering ngobrol kalau pas kami kontrol kamar. Dan tidak pernah cerita soal sakitnya," ungkap Gde Krisna.

Untuk diketahui, Indra Tjahyono merupakan anggota DPRD periode 2014-2019. Dia menjalani hukuman di Lapas Kelas I Lowokwaru atas kasus korupsi massal yang menjerat 41 anggota DPRD Kota Malang.

(mae/mae)