Raffi Ahmad Divaksinasi COVID-19 Perdana, PAN: Kewenangan Istana

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 07:51 WIB
Saleh Daulay
Foto: Tsarina/detikcom
Jakarta -

Aktor Raffi Ahmad ikut vaksinasi perdana bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (13/1). PAN menyebut pemilihan Raffi Ahmad yang masuk dalam daftar penerima vaksin perdana merupakan kewenangan Istana.

"Memang itu kewenangan dari Istana untuk mengajak siapa yang menurut dia untuk dijadikan sebagai orang pertama untuk menerima vaksin," ujar anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay kepada detikcom, Rabu (13/1/2021).

Saleh menduga Raffi Ahmad terpilih karena dinilai sebagai tokoh milenial. Selain itu, ia dianggap sebagai influencer sehingga banyak masyarakat yang akan tertarik divaksin.

"Soal kriteria kenapa Raffi Ahmad ini saya kira urusannya Istanalah. Yang penting vaksinasi sudah berjalan. Mudah-mudahan saja memotivasi orang-orang lain untuk program vaksinasi ke depan," terang Saleh.

Ketua Fraksi PAN DPR itu tidak memungkiri seharusnya ada tokoh lain yang pantas menjadi penerima vaksin perdana. Ia menyoroti tidak adanya pejabat DPR yang divaksin pada 13 Januari kemarin.

"Saya lihat anggota DPR tidak ada ya. Saya kira mestinya Ketua DPR, Ketua MPR, Ketua DPD, itu juga ada karena kan mereka representasi dari warga negara," jelas Saleh.

Menurutnya, bila pejabat DPR diajak, akan menjadi simbol dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksin COVID-19 Sinovac aman.

"Saya tentu berharap bahwa masyarakat kita tidak takut untuk divaksin karena tadi ini barusan Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin), kita tanya, kita konfirmasi hari ini (kemarin) masih berlangsung rapatnya, benarkah vaksin yang disuntikkan kepada Presiden ini adalah vaksin Sinovac, yang akan disuntikkan kepada masyarakat? Menteri memastikan bahwa vaksin yang disuntikkan kepada Presiden ini juga kepada menteri-menteri yang tadi dan juga yang hadir pada tadi itu semua adalah Sinovac," tutur Saleh.

Selanjutnya
Halaman
1 2