Round-Up

Saat Cuaca Sempat Bikin Pencarian Lanjutan Sriwijaya Air Tertunda

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 20:36 WIB
Evakuasi Sriwijaya Air SJ182 di JICT2 pada 13 Januari 2021 (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom).
Evakuasi Sriwijaya Air SJ182 di JICT2 pada 13 Januari 2021 (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)

Kapal Basarnas Batal ke Lokasi Jatuhnya Pesawat

KN SAR Karna milik Basarnas kembali lagi ke JICT II, setelah direncanakan melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Cuaca buruk menjadi faktor utama gagalnya pencarian oleh Basarnas ini. detikcom turut berada di KN SAR Karna, yang berangkat pada Rabu (13/1/2021) pukul 09.50 WIB. Terlihat pula anggota Komisi V DPR Sadarestuwati bersama beberapa timnya ikut ke dalam kapal.

Hujan deras dan ombak tinggi mengiringi perjalanan kapal. Alhasil, kapal terombang-ambing cukup kencang. Tidak jarang pula cipratan ombak masuk ke dalam kapal.

Setelah 20 menit berlayar, akhirnya KN SAR Karna memutuskan berputar balik ke JICT II. Kapal tiba di JICT II pada pukul 10.38 WIB.

Deputi Bina Tenaga dan Potensi SAR Abdul Haris Achadi mengakui KN SAR Karna batal ke lokasi pencarian korban. Faktor cuaca adalah alasan utamanya.

"Kita mau menuju ke lokasi tapi balik lagi karena cuaca. Tadi pagi sekitar jam 09.30 WIB kami dari Basarnas dengan kapal KN Karna melakukan pencarian pertolongan, ada rencana seperti itu. Kami membawa juga dari media, rescuer, dan penyelam untuk melakukan pencarian di sana," ujar Haris saat ditemui wartawan di JICT II.

Kemudian, secara terpisah, dijelaskan pula kondisi ombak saat KN SAR Karna melaju. Ombak yang mencapai 2 meter dianggap mengancam keselamatan para penumpang.

Di sisi lain, anggota Komisi V DPR Sadarestuwati yang naik ke dalam kapal menjelaskan alasan kenapa pihaknya ingin ikut ke lokasi pencarian. Dia mengatakan ingin melihat secara persis seberapa keras kerja para tim penyelamat.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4