Wali Kota Semarang Divaksin di Puskesmas Pandanaran Kamis 14 Januari

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 20:18 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta -

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi rencananya jadi orang pertama yang akan divaksin COVID-19 Sinovac. Penyuntikan vaksin kepada pria yang akrab disapa Hendi itu dijadwalkan di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Kamis, 14 Januari 2020 pukul 09.00.

Sebelumnya, Hendi telah menyatakan dirinya siap pada berbagai skema terhadap dirinya dalam pembagian vaksin COVID-19 di Kota Semarang. Pasalnya Hendi merupakan penyintas COVID-19 dengan antibodi yang cenderung tinggi terhadap virus tersebut, sehingga dimungkinkan tidak menjadi kelompok prioritas penerima vaksin.

"Prinsip kami, kalau seorang wali kota harus divaksin dulu kami siap. Tapi kalau saya mendengar orang yang pernah terkena COVID-19 tubuhnya jauh lebih kuat, jika harus yang lain dulu pun kami juga siap," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (13/1/2021).

Di sisi lain, pembagian vaksin di Kota Semarang telah dipastikan kesiapannya secara menyeluruh, baik sarana prasarana, SDM, sistem, dan tempat pelayanan. Pelaksanaannya pun akan dilakukan dengan sistem antrean sehingga tak akan terjadi kerumunan.

"Baik sarana prasarana, SDM, sistem, dan tempat pelayanan semuanya telah disiapkan. Pelaksanaannya dilakukan dengan sistem antrian sehingga tidak berkerumun dengan pembatasan 15 orang setiap sesi. Vaksinasi akan dilakukan di 58 titik yaitu 37 puskesmas, 19 rumah sakit, dan satu balai kesehatan masyarakat (balkesmas)," jelasnya.

Hendi juga meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir terkait jatah vaksin yang ada. Untuk tahap pertama ini, jelasnya, yang akan mendapatkan vaksin yaitu tenaga kesehatan.

"Tahap pertama ini untuk tenaga kesehatan terlebih dahulu, namun tidak perlu khawatir kelompok masyarakat yang lain juga akan memperoleh vaksinasi pada tahapan berikutnya," tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Semarang telah memiliki 38.240 vaksin untuk 18.710 tenaga kesehatan di Ibu Kota Jawa Tengah.

"Kami telah menerima vaksin sebanyak 38.240 vial yang setara dengan 19.120 sasaran, karena satu orang akan divaksin dua kali. Sedangkan untuk jumlah nakes (tenaga kesehatan) di Kota Semarang ada 18.710, sehingga untuk tahap I pemberian vaksin kepada nakes bisa terpenuhi," tutur Hakam.

Adapun terkait rencana penyuntikan pertama vaksin COVID-19 Sinovac kepada Hendi selaku Wali Kota Semarang, Hakam menuturkan, selain Hendi juga ada 9 pimpinan daerah lainnya yang akan divaksin bersama Hendi.

"Hari Kamis ini yang akan disuntik vaksin ada 10 orang dari jajaran pimpinan daerah, termasuk Pak Wali. Dan untuk yang pertama kali divaksin sendiri rencananya beliau (Hendi) di Puskesmas Pandanaran," ungkap dia.

Hakam pun menegaskan,dengan diberikannya vaksin yang pertama ke Hendi, diharapkan masyarakat dapat semakin yakin dan mantab untuk juga menerima vaksin tersebut.

"Poinnya adalah vaksin yang diberikan untuk vaksinasi massal di Kota Semarang ini aman dan halal. Dibuktikan dengan vaksin tersebut Kota Semarang pertama kali disuntikkan kepada Pak Wali, yang mana jika tidak baik, pasti tidak akan dilakukan," pungkasnya.

(ega/ega)