Barter Tanaman dan Rumah Rp 500 Juta, Total 200 Pot Dijual

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 15:00 WIB
Penjual tanaman hias di Depok yang mendapat tawaran barter koleksinya dengan rumah senilai RP 500 juta.
Penjual tanaman hias di Depok yang mendapat tawaran barter koleksinya dengan rumah senilai RP 500 juta. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Penjual tanaman hias di Depok, Mario, mendapatkan tawaran barter koleksinya dengan rumah senilai Rp 500 juta. Mario mengatakan rumah itu ditukar dengan 200 pot tanaman hias.

"Saya juga kan data-datanya ada tanamannya, terus dia pilih sekitar 200-an pot tanaman, tapi saya masih kurang, masih sekitar 10-an pot lagi ke pembeli," kata Mario, ketika dihubungi, Rabu (13/1/2021).

Dari total tanaman hias itu, ada berbagai jenis yang diberikan Mario kepada pembeli. Kebanyakan jenis philodendron.

"Ada philodendron, monstera, caladium, aglonema, anthurium, alocasia. tapi kebanyakan yang diambil itu philodendron yang sekarang lagi hits," ujarnya.

Mario mengaku kaget terhadap pembeli yang secara langsung menawarkan barter rumah dengan koleksi tanamannya. Dia menyebut transaksi ini merupakan yang terbanyak selama dia menjual tanaman yang biasanya hanya puluhan juta rupiah.

"Ini yang terbanyak, paling ada juga yang Rp 30 juta, puluhan juta, tapi kok ada yang diborong semua gini. Saya juga kaget, kok dituker dengan rumah," ujarnya.

Lebih lanjut, Mario bercerita dirinya bukanlah penjual tanaman ulung. Dia baru menjual tanaman sejak awal pandemi karena proyeknya terpaksa berhenti akibat merebaknya wabah Corona.

"Saya itu pekerja seni, jadi mulai dari tanaman, lanscape, struktur rumah kayu, furnitur dan interior. Baru menjual tanaman itu pas pandemi, waktu itu kan proyek berhenti semua, jadi saya mulai merambah ke tanaman, akhirnya cari-cari di medsos, oh ini dijual segini, ya udah akhirnya keluar masuk-keluar masuk, karena kita sudah jiwa seneng tanaman dari dulu yas udah kita kembangkan," ujarnya.

Siapa pembeli yang menukar tanaman dengan rumah senilai Rp 500 juta itu? simak berita selengkapnya