Round-Up

Kilah Terapi di Balik Aksi Bejat Pria Medan Minta Disodomi 6 Bocah

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 23:01 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi (Andhika Akbarayansyah/detikcom)

Beralibi Sodomi untuk Tingkatkan Imun

EL disebut beralibi sodomi menjadi terapi penyakit gula yang diidapnya.

"Modusnya diiming-imingi uang terhadap korban yang menurut tersangka ini, itu sudah merupakan terapi bagi dia karena tersangka ini mempunyai penyakit ya, penyakit gula, penyakit ginjal yang kalau kasatmata kita lihat kondisinya lemah," kata Madianta.

Dia mengatakan EL menyebut sodomi terhadap dirinya bisa meningkatkan imun. EL disebut beralasan imun tubuhnya bertambah jika disodomi.

"Menurut dia, apabila si korban ini melakukan sodomi terhadap dia, dia merasa segar dan imun tubuhnya bertambah," ujar Madianta.

EL Jadi Tersangka dan Ditahan

Setelah mendapat bukti yang cukup, polisi menetapkan EL sebagai tersangka.

"Setelah kita melakukan proses penyelidikan dan penyidikan, cukup alat bukti kita tetapkan lah si terlapor berinisial EL (51), menjadi tersangka dalam perkara melakukan perbuatan cabul terhadap anak. Hari ini kita lakukan penahanan," kata Madianta.

Akibat perbuatannya, EL dijerat Pasal 82 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. EL terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Halaman

(aan/idn)