Fasilitasi Pelaku Ekonomi Kreatif, Pemkot Semarang Siapkan Creative Hub

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 21:30 WIB
Creativ Hub
Foto: Istimewa
Jakarta -

Pemerintah Kota Semarang mempersiapkan Co Working Space bernama Creative Hub di Kawasan Kota Lama Semarang. Proyek yang didanai oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini dibangun guna memfasilitasi kebutuhan para pelaku ekonomi kreatif dalam menjalankan usahanya.

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan pembangunan Creative Hub telah rampung dilaksanakan dan akan memasuki proses persiapan serah terima aset dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota Semarang.

"Proses selanjutnya adalah Perumusan Standard Operating Procedure serta kerja sama dengan para komunitas guna pemanfaatan co working space di Kota Lama tersebut. Ditargetkan awal tahun ini dapat segera siap dan mulai dimanfaatkan oleh kawan-kawan komunitas ekonomi kreatif di Kota Semarang," tutur pria yang akrab disapa Hendi dalam keterangan tertulis, Selasa (12/1/2021).

Hendi menambahkan meski Creative Hub tersebut merupakan aset Pemkot Semarang melalui OPD terkait, aktivitas dan kegiatan yang ada di dalamnya akan dilakukan oleh para komunitas. Ia berharap pengelolaan dan pemeliharaan Creative Hub ini dapat dilakukan bersama oleh seluruh pihak yang terlibat.

"Dapat kita lihat bahwa industri kreatif memiliki andil dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pada 2019 sektor ini menyumbang PDB sebesar Rp 1.041 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 18,2 persen. Dengan adanya fasilitas ini harapannya industri kreatif di Kota Semarang dapat semakin berkembang. Apalagi dalam masa pandemi seperti sekarang ini, harapannya masyarakat dapat terus bertahan melalui aktivitas ekonomi kreatifnya," pungkas Hendi.

Adapun Kota Semarang dikenal sebagai satu dari 10 kota kreatif di Indonesia dengan sub sektor dominan yaitu fashion. Meski demikian, 17 sub sektor lainnya akan tetap dilibatkan dan berkolaborasi dalam Creative Hub tersebut.

Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari menuturkan ke depannya akan diadakan event fashion show oleh komunitas yang diselenggarakan secara hybrid, yaitu offline dan online. Gelaran itu nantinya akan melibatkan banyak sub sektor industri kreatif lainnya. Di antaranya subsektor seni pertunjukan, produk kriya, desain arsitektur, fotografi, animasi, dan sub sektor lain yang dapat saling mendukung.

Indriyasari melanjutkan dalam Creative Hub yang berada di Galeri Industri Kreatif dan Gedung Outdetrap, komunitas ekonomi kreatif di Kota Semarang dapat beraktivitas, berkreasi, dan berkolaborasi bersama dengan fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kota Semarang. Berbagai kegiatan dapat dimanfaatkan komunitas pada Creative Hub Pemkot Semarang, di antaranya pelatihan beserta sarana prasarana pelatihan, ruang fotografi, pembuatan film secara virtual, ruang seni pertunjukan serta sejumlah peralatan pendukung.

(akn/ega)