Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Tinjau Kampung Tangguh di Tambora

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 12:53 WIB
Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Tinjau Kampung Tangguh di Tambora (Foto: Karin/detikcom)
Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Tinjau Kampung Tangguh di Tambora (Karin/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengunjungi Posko Kampung Tangguh Jaya di Tambora, Jakarta Barat. Kedatangan keduanya untuk memastikan keterlibatan anggotanya dalam Kampung Tangguh.

Pantauan detikcom, Irjen Fadil dan Mayjen Dudung tiba di Kampung Tangguh Jaya Tambora, RT 05 RW 03, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, sekitar pukul 10.09 WIB, Selasa (12/1/2021). Kedatangan keduanya disambut oleh Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto.

"Kami datang ke sini Kapolda dengan Pangdam untuk melihat sejauh mana keterlibatan dan pengaruh babinsa dan babinkamtibmas terhadap masyarakat. Di sini juga ada apotek hidup yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imun," ujar Mayjen Dudung.

Dudung menjelaskan, Kampung Tangguh ini didirikan untuk menunjang kesehatan masyarakat sekitar. Di kampung ini, kata dia, fasilitas tes virus Corona juga telah disiapkan.

"Begitu juga tenaga kesehatan disiapkan di sini untuk masyarakat, baik itu suntik vitamin, swab antigen, dan rapid. Ini semua sudah disiapkan," lanjut Dudung.

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Tinjau Kampung Tangguh di Tambora (Foto: Karin/detikcom)Tanaman apotek hidup di Kampung Tangguh di Tambora. (Karin/detikcom)

Selain itu, di Kampung Tangguh Jaya Tambora menyediakan dapur umum yang memiliki fasilitas penunjang yang lengkap yang memudahkan kesulitan masyarakat. Hal itu guna membantu warga yang ekonominya terpapar karena pandemi Corona.

"Salah satu contohnya masyarakat yang terpapar ekonominya akan terbantu dari masyarakat yang mampu atau masyarakat yang secara swadaya untuk memberikan bantuan di pos makanannya," jelas Dudung.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan Kampung Tangguh akan terus didirikan di berbagai RW berzona merah. Nantinya, keberadaan Kampung Tangguh itu akan dievaluasi setiap dua minggu.

"Nanti kita akan evaluasi setiap dua minggu sekali, target kita bagaimana men-zero-kan kasus aktif di wilayah kampung tangguh di tiap RW," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

"Mudah-mudahan jika ini berjalan efektif kasus-kasus yang terjadi di Jakarta bisa kita turunkan," lanjutnya.

Saat ini total Kampung Tangguh yang berlokasi di Jakarta Barat berjumlah 18 Kampung Tangguh. Jumlah ini masih sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah kelurahan yang ada di Jakarta Barat, yaitu 56 kelurahan.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto pun berharap Kampung Tangguh bisa didirikan di setiap kelurahan di Jakarta Barat. Dia memastikan Pemkot Administrasi Jakarta Barat akan mendukung penuh keberadaan Kampung Tangguh.

"Insyaallah dalam waktu dekat bisa terbentuk semua kampung tangguh yang ada di Jakarta Barat dan kami dari jajaran pemerintah kota akan membantu dan mem-backup sepenuhnya Polres Metro Jakarta Barat untuk membentuk kampung tangguh yang ada di Jakarta Barat," ujar Uus.

(mae/mae)