ADVERTISEMENT

5 Jenderal di Bursa Kapolri

Komjen Arief Sulistyanto, 'Montir' yang Jadi Salah Satu Kandidat Kapolri

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 11:46 WIB
Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto ke Akpol
Komjen Arief Sulistyanto (Foto: Dok. Lemdiklat Polri)
Jakarta -

Lima jenderal bintang tiga masuk bursa calon kapolri. Dari lima orang itu, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto merupakan sosok paling senior. Seperti apa kiprah Arief?

Dihimpun detikcom, Selasa (12/1/2021), Arief merupakan jenderal bintang tiga lulusan Akpol 1987. Arief sendiri dikenal sebagai sosok yang berani membenahi internal Polri. Arief menganalogikan dirinya sebagai montir yang membenahi mesin yang rusak.

"Saya sering diberikan 'mobil' oleh pimpinan, metromini yang tidak jalan, mesinnya mesin bajaj. Kalau dijalankan pasti mogok. Gimana caranya saya buat jalan dulu dan nyaman. Saya buat mesin itu mesin Mercy sehingga siapa pun yang naik akan mudah, nyaman, dan lajunya kencang," tutur Arief saat peluncuran buku 'Arief Effect (Setahun Revolusi Senyap di Dapur Polri)' di lantai 4, Perpustakaan Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3/2018).

Arief lahir di Nganjuk, Jawa Timur, pada 24 Maret 1965. Suami Niken Manohara ini dikaruniai dua anak.

Karir Arief di korps Bhayangkara berawal di Pamapta Polresta Surabaya Selatan, Polda Jawa Timur, pada 1987. Setelah itu, Arief menjadi Kepala Unit Serse Poresta Surabaya Selatan.

Pada 1989, dia menjadi Wakil Kepala Satuan Serse Polresta Surabaya. Karirnya terus naik, dari Kepala Satuan Serse Polres Malang Polda Jatim pada 1990 hingga ditugaskan ke Polda Metro Jaya pada pertengahan 1990-an.

Dia pernah menjadi Kapolsek Bekasi Kota pada 1996 dan menjadi Kapolsek Pasar Minggu Jakarta Selatan dua tahun sesudahnya.

Pada 1999, dia menjadi Staf Pribadi Pimpinan (Spri) Kapolri Jenderal Roesmanhadi. Pada 2000, dia menjadi Spri Wakapolri.

Saat menjadi perwira menengah, Arief menduduki sejumlah posisi strategis. Di antaranya pernah menjadi Kapolres Indragiri Hilir Polda Riau pada 2003.

Arief juga sempat menjadi Kapolres Tanjung Pinang Polda Riau. Setelah itu, karir Arief digeser ke Mabes Polri.

Simak video 'Mahfud Ungkap 5 Nama Calon Kapolri yang Diserahkan ke Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT