Dukcapil Terbitkan Akta Kematian Okky Bisma, Serahkan ke Keluarga Hari Ini

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 10:39 WIB
Jumpa pers terkait Sriwijaya Air SJ182 (Foto: Tiara Aliya/detikcom)
Jumpa pers terkait Sriwijaya Air SJ182. (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri telah menerbitkan akta kematian korban Sriwijaya Air SJ182, Okky Bisma. Akta kematian akan diserahkan keluarga hari ini.

"Dan sudah masuk, kami menerbitkan akta kematian atas nama Bapak Okky Bisma, hari ini akan kami serahkan ke keluarga yang mewakili korban dan ditindaklanjuti oleh Jasa Raharja," kata Dirjen Dukcakpil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021).

Zudan memastikan tidak ada mekanisme rumit yang harus ditempuh oleh keluarga yang ditinggalkan. Setelah korban teridentifikasi, Dukcapil akan langsung menerbitkan akta kematian agar dapat digunakan oleh pihak keluarga.

"Jadi tidak ada persyaratan yang rumit dari identifikasi tim DVI langsung kami tindak lanjuti dengan pembuatan akta kematian agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya oleh keluarga dan pihak-pihak terkait," terangnya.

Sementara Direktur Operasional Jasa Raharja, Amos Sampetoding, menuturkan pihaknya hari ini akan menyerahkan santunan kepada keluarga Okky Bisma. Namun Amos tidak merinci besaran santunan yang diberikan.

"Kemarin sesuai hasil identifikasi telah ditemukan nama korban yang sudah ditemukan body part-nya atas nama Okky Bisma dan hari ini kami akan serahkan santunan kepada ahli warisnya Ini adalah perlindungan dasar untuk hadirkan negara terhadap korban kecelakaan angkutan umum yang didasarkan dari UU 33 Tahun 64," terang Amos.

Kendati sudah teridentifikasi, jenazah Okky Bisma belum dapat diserahkan ke keluarga. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan, hal itu terjadi lantaran masih adanya kemungkinan ditemukannya bagian tubuh yang lain dalam proses pencarian Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu.

"Pada prinsipnya tim DVI telah siap menyerahkan pada keluarga korban. Tapi kami menunggu kesepakatan dari keluarga korban, karena salah satu alasannya dimungkinkan masih ada bagian lain dari korban yg bisa ditemukan pada proses pencocokan itu, mungkin keluarga masih menunggu. Ini salah satunya kesepakatan keluarga korban seperti tu, tapi prinsipnya tim DVI siap menyerahkan tapi kami menunggu kesepakatan keluarga," jelas Brigjen Rusdi.

Sebelumnya, satu korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 teridentifikasi. Korban yang teridentifikasi adalah Okky Bisma.

"Sampai pukul 17.00 WIB ini, tim DVI telah menerima sampel DNA dari keluarga korban sebanyak 53 sampel DNA, sampai sore ini juga kita telah menerima 17 kantong jenazah," kata Rusdi, Senin (11/1/2021).

"Hasil rekonsiliasi tersebut, sore ini tim dapat mengidentifikasi salah satu korban kecelakaan atas nama Okky Bisma. Kita dapat identifikasi satu korban Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan," tambahnya.

Dari data yang ditampilkan, Okky Bisma berjenis kelamin laki-laki dengan golongan darah O. Berdasarkan data di e-KTP, Okky Bisma berstatus pelajar/mahasiswa namun dia diketahui merupakan pramugara Sriwijaya Air. Okky Bisma beralamat di Jakarta dan berusia 29 tahun.

(mae/mae)