Elnusa Siap Luncurkan Elbike Lewat Program AGNI

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 20:37 WIB
Elbike
Foto: dok. Elnusa
Jakarta -

Program Corporate Innovation AGNI PT Elnusa Tbk (Elnusa) mulai menunjukkan perkembangannya melalui pendirian rintisan (start up) yang meluncur satu persatu dari Agniers, tim hasil penjaringan program AGNI. Salah satu produk yang siap dikenalkan adalah Elbike, penyedia layanan konversi dan modifikasi motor listrik.

Elbike telah mengadakan showcase perkenalan awal untuk pihak internal pada November 2020 lalu di Graha Elnusa. Tak hanya menampilkan prototype produk, Elbike juga menggali feedback untuk melakukan pengembangan produknya.

Direktur Pengembangan Usaha & Operasi Elnusa Arief Riyanto menjelaskan program pengembangan bisnis ini diharap mampu mengakselerasi inovasi, menumbuhkan budaya, serta mengelola inovasi di lingkungan Elnusa.

"Saya tidak menyangka teman-teman Agniers dapat membuat sepeda motor listrik yang menarik, namun nantinya harga jual dan layanan yang ditawarkan harus menarik agar bisa kompetitif dengan yang ada di market saat ini, dan nantinya diharapkan dapat dibuat menjadi tiga versi berdasarkan output tenaga yang dihasilkan agar sesuai dengan kegunaan dan juga harganya," jelas Arief dalam keterangan tertulis, Senin (11/1/2021).

Sebagai informasi, tim Elbike dibentuk oleh tiga pemuda pekerja Elnusa yaitu Fachrul Muttaqien, M. Reza Falevi dan M. Dhea Titis G. Ide pembuatannya bermula dari penyediaan jasa konversi motor listrik di Indonesia yang dinilai minim, juga masih sedikit varian motor listrik buatan lokal dengan desain menarik yang ada di pasaran.

Arief mengungkap hal tersebut merupakan peluang yang diambil Tim Elbike untuk mengembangkan produk berupa layanan konversi dan modifikasi motor listrik. Produk ini juga akan menawarkan kit maupun produk akhir sepeda motor listrik.

Harapannya, para pengguna sepeda motor konvensional yang ingin mengkonversi kendaraannya menjadi sepeda motor listrik dapat menggunakan jasa Elbike melalui platform digital dalam mendesain dan melakukan pemesanan produk yang tersedia. Platform ini merupakan bagian dari rencana kerja sama Elbike dan startup AGNI lain yaitu EVINE. Kerja sama ini dilakukan untuk menciptakan layanan terintegrasi pengecasan cepat (Fast Charging) dan manajemen baterai.

Arief menyampaikan Elbike memiliki beberapa desain produk motor listrik dengan produk ECR-3000 "Bima Enduro" Supermoto Traill Bike sebagai andalan. Produk ini dikatakan dapat dipacu hingga 100 km per jam.

Selain itu ditawarkan juga produk ECR-1000 "Classic" yang terinspirasi Harley Davidson Twin Model 10F tahun 1914, serta produk ECR-500 "Gorilla" yang terinspirasi Honda Z50 "Monkey" yang saat ini kepopulerannya menanjak dan diburu oleh kolektor sepeda motor.

VP Oilfield Service Elnusa Rony Hartanto yang merupakan penggemar sepeda motor Vespa turut memberikan apresiasi atas inovasi tim Elbike dalam showcase tersebut.

"Bagus motornya, dari sisi frame, center of gravity, responsive dan pengendalian, sudah setara sepeda motor listrik pabrikan besar," ujar Rony.

Dalam setahun perjalanannya, program AGNI diketahui telah menelurkan empat produk dari 13 tim hasil penjaringan dua batch. Beberapa produk yang dihasilkan dikatakan memiliki perbedaan dengan produk utama lini bisnis Elnusa sebagai perusahaan layanan di bidang energi.

Manager AGNI Deny Christian mengungkap Agniers terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangannya.

"Kami memang mendorong teman-teman Agniers untuk berkolaborasi dalam pengembangan produk, tidak hanya sesama Agniers, tapi juga startup lain di luar Elnusa, agar akselarasi produknya optimal," pungkas Deny.

Selain Elbike, tiga produk rintisan lain yang tengah diluncurkan di antaranya PROOF, Job Posting Platform; SOEPPLY, B2B Marketplace Platform; dan EVINE, Fast Charging Station & Battery Management Service. Deny menyampaikan, Agniers memiliki keterbukaan untuk bersinergi dengan Pertamina Group maupun pihak eksternal lain.

(prf/ega)