1 Jenazah Dikenali, Kakak Kopilot SJ182 Harap Adiknya Segera Teridentifikasi

Kadek Melda L - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 19:32 WIB
Cris Mamahit, keluarga Co-Pilot pesawat Sriwijaya SJ 182 Diego Mamahit tiba di RS Polri Kramat Jati.
Cris Mamahit, kakak kandung Kopilot Sriwijaya Air SJ 182 Diego Mamahit tiba di RS Polri Kramat Jati. (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta - DVI Polri berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Cris Mamahit, kakak kandung Kopilot Sriwijaya Air SJ182 Diego Mahamit, berharap adiknya juga segera teridentifikasi.

"Harapan kami kalau bisa secepat mungkin (teridentifikasi) gitu aja. Kita berdoa terus untuk itu. Mungkin kalau kemarin doanya selamat ya. Tapi gitulah. Kita sekarang mendoakan semoga semuanya selesai cepat, segera diumumkan identifikasi atas nama kopilot Diego ini," kata Chris saat berbincang dengan detikcom, Senin (11/1/2021).

Chris menuturkan pihak keluarga sudah memberikan beberapa data kepada tim DVI, seperti sampel DNA orang tua dan sidik jari Diego. Chris mengatakan Diego sudah lebih dari enam tahun menjadi kopilot.

"Sudah banyak, hasil sampel DNA ayah dan ibu, terus dental dan juga sidik jari. (Jadi Kopilot) Sudah 6-7 tahunan," tuturnya.

Chris menyampaikan pihak keluarga juga belum mendapat kabar lanjutan dari tim DVI terkait adiknya. Dia menyebut tidak tinggal diam untuk mendapatkan informasi perihal adiknya.

"Belum (ada kabar lanjutan). Justru kita yang jemput bola, kita inisiatif. Tapi nanti yang pasti akan dikabari. Kalau sejauh ini, setiap hari (ke RS Polri Kramat Jati)," ujarnya.

"Kebetulan yang ngurusi saya dengan istri. Saya kakaknya Diego langsung, istri saya kakak iparnya. Jadi kami sudah kepegang nomor orang Sriwijaya ini yang memang mengurus proses identifikasi jenazah ini," lanjutnya.

Sebelumnya, satu korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 teridentifikasi. Ini identitasnya.

"Sampai pukul 17.00 WIB ini, tim DVI telah menerima sampel DNA dari keluarga korban sebanyak 53 sampel DNA, sampai sore ini juga kita telah menerima 17 kantong jenazah," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1/2021).

"Hasil rekonsiliasi tersebut, sore ini tim dapat mengidentifikasi salah satu korban kecelakaan atas nama Okky Bisma. Kita dapat identifikasi satu korban Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan," tambahnya.

Dari data yang ditampilkan, Okky Bisma berjenis kelamin laki-laki dengan golongan darah O. Berdasarkan data di e-KTP, Okky Bisma berstatus pelajar/mahasiswa namun dia diketahui merupakan pramugara Sriwijaya Air. Okky Bisma beralamat di Jakarta dan berusia 29 tahun. (zak/zak)