Pelayaran Perdana Kapal Roro Awali Beroperasinya Pelabuhan Patimban

Abu Ubaidillah - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 10:40 WIB
Kemenhub
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Setelah Presiden Joko Widodo membuka soft launching Pelabuhan Patimban, Subang, Kemenhub melakukan Launching Pelayaran Perdana Lintas Penyeberangan LDF (Long Distance Ferry) di Pelabuhan Patimban.

Kegiatan launching ditandai dengan pemberangkatan kapal roll on-roll off atau roro yang memuat 102 kapal menuju Pelabuhan Panjang, Lampung. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, R. Agus H. Purnomo mengucapkan syukur atas pelayaran perdana roro dengan KMP Ferrindo 5 yang dioperasikan PT ASDP sesuai arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.


Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah menunjuk PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III untuk menjadi operator sementara Pelabuhan Patimban. Pelindo III sebagai BUMN dinilai memiliki kompetensi karena saat ini mengelola setidaknya 44 pelabuhan di berbagai wilayah Indonesia.

"Diharapkan dalam masa penugasan sementara ini Pelindo III dapat mengoptimalkan Pelabuhan Patimban khususnya pada tahap awal untuk car terminal," kata Agus dalam keterangan tertulis, Senin (11/1/2020).

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo III, U. Saefudin Noer menyatakan kesiapannya menerima penugasan pengoperasian smentara Pelabuhan Patimban. Pelindo III saat ini memiliki tim yang ditunjuk sebagai pelaksana operasional di lapangan.

"Pelindo III group sedang menyiapkan operasi Pelabuhan Patimban untuk melaksanakan amanah ini dan berkolaborasi dengan semua stakeholders agar dapat pelabuhan ini dapat berjalan dengan optimal," kata Saefudin.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia, Ferry Ira Puspadewi mengatakan selain rute Pelabuhan Patimban-Pelabuhan Panjang, pihaknya juga akan menggarap rute Pelabuhan Patimban-Pelabuhan Banjarmasin dan Pelabuhan Patimban-Pelabuhan Pontianak. Ia mengatakan pihaknya berupaya maksimal menggarap potensi pasar di sekitar Pelabuhan Patimban dan akan menetapkan jadwal pelayanan sehingga menarik bagi para pengguna jasa.


Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan pihaknya akan mendukung aksesibilitas Pelabuhan Patimban dari sisi darat. Ia menyebut pihaknya memperoleh masukan dari transporter mobil baru, banyak jalan bergelombang dan ranting-ranting pohon yang dapat mengakibatkan lecet pada mobil-mobil baru tersebut.

"Masukan dari berbagai pihak kami akan perhatikan, dari sisi darat menjadi perhatian bagi kami, harapannya Pelabuhan Patimban segera memberikan manfaat bagi semua pihak," katanya.

(ega/ega)