Sambangi RS Polri, Kapolda Metro Sapa Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182

Tiara Aliya - detikNews
Minggu, 10 Jan 2021 18:39 WIB
Kapolda Metro Jaya Sambangi RS Polri
Kapolda Metro Jaya Sambangi RS Polri (Foto: Tiara/detikcom)
Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyambangi RS Polri, Jakarta Timur. Fadil mengecek kesiapan pos Antermortem DVI RS Polri saat mengambil sampel DNA keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Pantauan detikcom di lokasi, jendral bintang dua ini tiba sekitar pukul 16.30 WIB dan disambut oleh Karumkit RS Polri, Birgjen Asep Hendradiana. Ia didampingi oleh sejumlah pihak, seperti Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Karo Penmas Divisi Humas Polri Birgjen Rusdi Hartono dan Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.

Tanpa mengucap sepatah kata pun, Fadil dan rombongan langsung memasuki posko antemortem DVI RS Polri. Tak lama setelah itu, Fadil keluar dan berbincang sedikit dengan keluarga korban yang sedang menunggu giliran untuk memasuki posko.

"Ini keluarga? bergiliran saja nanti. Duduk saja. Nanti biar ditangani di sana pak. Turut berduka cita ya pak," kata Fadil di Posko Antemortem RS Polri Kramat Jati, Jaktim, Minggu (10/1/2021).

Kapolda Metro Jaya Sambangi RS PolriKapolda Metro Jaya Sambangi RS Polri Foto: Tiara/detikcom

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menerangkan bahwa Fadil hendak melihat langsung kesiapan petugas dalam melayani keluarga korban. Sejauh ini, Fadil mendapati sudah banyak keluarga korban yang berdatangan ke posko ini.

"Kunjungan mengecek kesiapan dari posko termasuk personelnya kemudian melihat para keluarga korban yang datang ke sini," kata Yusri.

Sejumlah kendala didapati selama pengambilan sampel. Salah satunya, tak semua keluarga yang datang bisa diambil sampel DNA nya.

"Karena kendalanya di sini kan tes DNA harus satu garis, harus anaknya nggak boleh istri (sedangkan) yang datang selama ini ada pamannya, ada ponakannya ada tetangganya jadi nggak bisa ambil tes DNA. Harus satu garis, satu darahnya. Berarti harus anaknya, nggak boleh istirinya," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan saat ini RS Polri sudah menerima 21 sampel DNA terkait korban pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ182. Selain itu, 7 kantong jenazah sudah diterima dan akan diidentifikasi besok.

"Dapat kami infokan, sampai saat ini tim telah terima sampel DNA sebanyak 21 sampel, kemudian kantong jenazah sebanyak 7 kantong," ujar Rusdi saat konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2021).

Rusdi mengatakan tim ahli forensik akan melakukan proses identifikasi besok (11/1). Tujuh kantong jenazah itu saat ini akan disimpan dahulu dan mulai diidentifikasi besok.

"Mulai besok (11/1) tim akan melakukan tugas, melakukan identifikasi terhadap kantong jenazah maupun hal lain yang berhubungan kecelakaan pesawat tersebut," jelasnya. (knv/knv)