Singgung Lockdown Negara Lain, Jokowi: Kita Beruntung Tak Sampai Lockdown

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 14:35 WIB
Presiden Jokowi mengutuk teror di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, oleh kelompok MIT yang menewaskan 4 orang.
Presiden Jokowi (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyinggung perihal lockdown di sejumlah negara. Jokowi mengatakan Indonesia cukup beruntung lantaran lockdown tidak dilakukan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat bertemu dengan para pedagang dalam acara pemberian Bantuan Modal Kerja (BMK) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (8/1/2021).

"Kita ini kalau saya lihat alhamdulillah masih beruntung tidak sampai lockdown. Kalau di negara lain seperti Eropa tidak 1-2 bulan, sampai 3 bulan. Bahkan tiga hari yang lalu di London, Inggris, lockdown lagi, tiga hari yang lalu di Bangkok lockdown, di Tokyo juga statusnya darurat," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, di Indonesia, meski aktivitas dibatasi, kegiatan usaha masih berjalan. Para pedagang masih bisa menjajakan jualannya di tengah pandemi Corona.

"Di sini, walau aktivitas terbatas, masih berusaha. Meski dibatasi dengan protokol kesehatan yang ketat, Bapak-Ibu masih bisa berusaha. Tapi memang ini tidak dalam kondisi normal," ujarnya.

Jokowi memahami para pengusaha di Indonesia sangat terdampak oleh pandemi Corona. Karena itu, pemerintah pun memberikan bantuan modal kerja agar para pengusaha bisa tetap bertahan.

"Saya tahu karena kita bertemu kondisi ini tidak sekali dua kali, 10 kali lebih, puluhan kali, baik di Jakarta, Bogor, di daerah-daerah saya selalu bertemu, keadaan sama, omzet pasti turun, keuntungan usaha pasti turun. Bener?" kata Jokowi.

"Ada yang turun setengah, ada yang lebih dari setengah. Semua sama, dan itu tidak dialami yang kecil saja. Yang menengah, yang gede, sama, yang tutup ada. Oleh sebab itu, pada kesempatan yang bak ini, kita memberikan bantuan modal kerja," sambung dia.

(mae/fjp)