Kalah Lawan Orang Tua di Kasus Merek Pasta Gigi, Unilever Ajukan Kasasi

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 12:33 WIB
Logo Unilever
Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

Unilever Indonesia dihukum Rp 30 miliar karena dinilai merek pasta gigi Pepsodent Strong memiliki kesamaan dengan pasta gigi Formula Strong. Unilever Indonesia menyatakan kasasi atas putusan yang diketok Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) itu.

"Sebagai perusahaan yang telah berada di Indonesia selama 87 tahun, PT Unilever Indonesia Tbk selalu menjalankan bisnis kami secara berintegritas, bertanggung jawab, dan patuh terhadap hukum dan peraturan perundang-perundangan yang berlaku," kata Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk, Reski Damayanti dalam pernyataan resminya kepada detikcom, Jumat (8/1/2020).

Saat ini Unilever Indonesia menyerahkan sepenuhnya proses hukum itu di tingkat kasasi. Unilever berharap putusan kasasi membawa keadilan.

"Terkait putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengenai salah satu varian produk kami, kami menghormati proses kasasi yang saat ini tengah berjalan agar proses tersebut dapat berjalan lancar serta membawa hasil yang adil dan baik," ujar Reski.

Sebagaimana diketahui, Unilever digugar perusahaan Singapura, Hardwood Private Limited yang di Indonesia dikenal dengan bendera perusahaan Orang Tua. Hardwood mempermasalahkan kata 'Strong' dalam merek pasta gigi 'Pepsodent Strong'. Orang Tua menilai produknya terlebih dulu memakai kata 'Strong' untuk produk pasta gigi 'Formula Strong'.

Hardwood (Orang Tua) mendaftarkan merek Formula Strong yang terdaftar IDM000258478 kelas 3 yaitu pasta gigi, sediaan-sediaan untuk membersihkan gigi palsu, obat gosok gigi, obat kumur bukan untuk keperluan medis, larutan kumur bukan untuk keperluan medis.

Simak video 'Dukungan Unilever untuk Indonesia Sehat dan Sejahtera;':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2