Round-Up

Bom Bunuh Diri Direncanakan Rizaldi-Ajis Sebab Gagal Gabung ISIS

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 07:29 WIB
Densus 88 Antiteror juga meringkus terduga teroris di Kabupaten Gowa, Sulsel. Dilaporkan ada sembilan terduga teroris yang ditangkap di Gowa. (dok Istimewa)
Foto: Densus 88 Antiteror juga meringkus terduga teroris di Kabupaten Gowa, Sulsel. Dilaporkan ada sembilan terduga teroris yang ditangkap di Gowa. (dok Istimewa)
Gowa -

Terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) M Rizaldi (45) dan Sanjai Ajis (22), gigit jari gegara gagal bergabung dengan ISIS. Rencana bom bunuh diri mertua dan menantu itu lagi-lagi gagal setelah keduanya ditembak mati Densus 88.

Rizaldi dan Sanjai ditembak Densus 88 setelah melawan dengan parang dan senapan
saat penangkapan di Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Rabu (6/1) sekitar pukul 06.00 WIB.

Keduanya dimakamkan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Gagal Gabung ISiS

Sepak terjang Rizaldi dan Sanjai akhirnya terbongkar.

Terbaru, Rizaldi dan Sanjai diduga sempat hendak berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Namun rencana mertua dan menantunya itu gagal.

"Ada lagi rencana melakukan keberangkatan ke Suriah (bergabung dengan ISIS)," kata perwakilan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri Brigjen Ibnu Suhendra saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Makassar pada Kamis (7/1/2021).

Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam sebelumnya menyebut Densus 88 telah lama mengintai kediaman Rizaldi, yang selama ini kerap dijadikan tempat pengajian dan kajian. Kedua terduga teroris juga disebut sempat akan ke Suriah lantaran telah berbaiat kepada ISIS.

"Tahun 2016 bersama keluarga hijrah atau bermaksud bergabung dengan organisasi ISIS di Suriah tapi dapat digagalkan di Bandara Soetta," kata Irjen Merdisyam kepada wartawan di Makassar, Rabu (6/1/2021).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2