Cari Pasal di Kasus Kerumunan Aksi 1812, Polda Metro Gelar Perkara

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 15:08 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya terus menyelidiki dugaan pelanggaran protokol kesehatan dari kerumunan yang terjadi di Aksi 1812. Usai memeriksa lima saksi, polisi bakal lakukan gelar perkara terkait kasus tersebut.

"Sekarang ini rencana akan kita lakukan gelar perkara untuk menentukan pasal-pasal yang dipersangkakan sesuai dengan perannya masing-masing," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Lima orang telah diperiksa sebagai saksi dari Aksi 1812. Kelima orang tersebut meliputi koordinator lapangan (korlap) Rizal Kobar, wakil korlap inisial AS, pembaca doa inisial AR, pemilik mobil komando Aksi 1812 inisial A hingga Ketum PA 212 Slamet Ma'arif.

Menurut Yusri, hingga saat ini kelima orang tersebut masih berstatus sebagai saksi dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing usai menjalani pemeriksaan.

"Masih sebagai saksi. Sementara sekarang sudah kembali semua termasuk kemarin ada dua yang dilakukan pemeriksaan tambahan," ungkap Yusri.

Selain itu, Yusri mengatakan pihaknya masih akan mengumpulkan sejumlah bukti tambahan hingga memeriksa saksi-saksi ahli untuk melengkapi berkas perkara yang tengah disusun.

Yusri belum memastikan apakah dari gelar perkara ini polisi juga akan menetapkan tersangka.

"Nanti kita lihat sambil berjalan," imbuh Yusri.

Sebelumnya, koordinator lapangan (korlap) aksi 1812, Rizal Kobar, kembali menjalani pemeriksaan tambahan terkait aksi 1812. Selain Rizal Kobar, satu saksi berinisial AS yang berstatus wakil korlap turut diperiksa kembali.

Kedua saksi tersebut dicecar penyidik perihal penyelenggaraan hingga pendanaan dari Aksi 1812.

"Materinya sama karena Ustad Asep (AS) wakil korlap ya. Materinya terkait pendanaan, keributan segala macam, protokol kesehatan ya, itu yang ditanyain," kata pengacara Rizal Kobar, Andianto, saat dihubungi detikcom, Rabu (6/1/2021).

(ygs/mea)