ADVERTISEMENT

Pernyataan Lengkap Pemerintah soal Pembatasan Baru di Sebagian Jawa-Bali

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 14:24 WIB

Nah pembatasan dilakukan secara mikro sesuai arahan Bapak Presiden. Nanti pemerintah daerah, gubernur akan menentukan wilayah-wilayah yang akan dilakukan pembatasan tersebut dan itu di kabupaten/kota yang sudah dilihat datanya adalah, satu provinsi yang berisiko tinggi. Untuk DKI Jakarta dan sekitarnya adalah seluruh DKI. Kemudian wilayah Jawa Baratnya adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi. Khusus untuk Banten adalah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, ini adalah Tangerang Raya. Kemudian Jawa Barat di luar Jabodetabek adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cimahi. Jawa Tengah adalah Semarang Raya, kemudian juga Solo Raya dan juga Banyumas Raya. Sedangkan di Yogyakarta adalah Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman, Kulonprogo. Jawa Timur: Kota Malang Raya dan Surabaya Raya. Sedangkan di Bali adalah Denpasar, Kota Denpasar dan Badung, Kabupaten Badung.

Nah, pemerintah mendorong bahwa pembatasan ini dilakukan pada tanggal 11 Januari sampai dengan 25 Januari dan pemerintah akan terus melakukan evaluasi. Nah pemerintah akan melakukan pengawasan secara ketat untuk pelaksanaan protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan meningkatkan operasi yustisi yang dilaksanakan oleh Satpol PP, aparat kepolisian dan unsur TNI. Dan sekali lagi bahwa ini adalah sesuai amanat daripada PP 21, di mana mekanismenya sudah jelas, yaitu sudah ada usulan-usulan daerah dan juga kepada Menteri Kesehatan dan juga edaran dari Menteri Dalam Negeri, sehingga diharapkan tanggal 11 sampai tanggal 25 Januari ini mobilitas di Pulau Jawa, di kota-kota tersebut dan juga di Bali akan dimonitor secara ketat. Dan pada saat yang bersama pemerintah diharapkan sudah menyiapkan program vaksinasi, sehingga tentunya diharapkan kegiatan vaksinasi ini menambah kepercayaan masyarakat dan juga nanti dengan pengetatan pembatasan ini bukan pelarangan, sekali lagi, pembatasan aktivitas, namun seluruh aktivitas-aktivitas tersebut tetap masih dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat dan pemerintah mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, agar penularan virus COVID semakin terkendali dan kita semua bisa keluar dari pandemi COVID.


(zak/zak)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT