Selain Puing Diduga Badan Pesawat, Polda Kalteng Juga Temukan Pelampung

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 07:56 WIB
Tim gabungan mengecek puing logam diduga badan pesawat yang ditemukan di Kotawaringin Barat, Kalteng. Pada benda itu ditemukan logo bintang dan tulisan CNSA. (dok Polda Kalteng)
Foto: Tim gabungan mengecek puing logam diduga badan pesawat yang ditemukan di Kotawaringin Barat, Kalteng. Pada benda itu ditemukan logo bintang dan tulisan CNSA. (dok Polda Kalteng)
Kotawaringin Barat -

Polisi menyelidiki terkait temuan puing diduga badan pesawat di Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng). Selain itu puing, polisi juga menemukan pelampung.

"Benda yang diduga bagian dari pesawat berupa pelampung dan wearpack dengan merk Yuan Wang Hai Panama," ujar Dirpolair Polda Kalteng Kombes Pitoyo Agung Yuwono dalam keterangannya, Selasa (5/1/2020).

Pelampung tersebut ditemukan oleh tim gabungan pada Selasa (5/1) siang. Pelampung itu ditemukan 500 meter dari lokasi penemuan puing diduga pesawat.

Selain pelampung, berikut benda-benda yang ditemukan petugas:

1. Benda yang ditemukan berbentuk setengah tabung dengan panjang -+ 8 meter dan diameter -+ 5 meter. Bahan dari serpihan fiber,hanecom alumunium,sejenis plat alumunium;
2. Elektrik plak dengan kode YF 19-46TJa WFC dan kode YF 19-46TJa WFC2;
3. Plak tanpa kode ada 2 jenis;
4. Diduga elektrik selenoid kode BLS-300C 34-1 19C;
5. Serpihan Hanicom dari alumunium;
6. Serpihan fiber;
7. Logo/lambang pada sisi luar benda berbentuk bintang berwarna kuning dan sisi sebelahnya dengan Logo/lambang bintang bekas terbakar dengan tulisan CNSA dikelilingi gambar padi.

Sebelumnya, puing tersebut ditemukan di Pantai Dusun Teluk Raggau, Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Kalteng, pada Senin (4/1) kemarin. Diduga puing tersebut terbawa gelombang hingga akhirnya ditemukan di pantai.

"Menurut Saudara M Yusuf, penemuan diduga puing badan pesawat di Dusun Teluk Raggau, Desa Sugai Cabang, karena di pantai tersebut sedang musim gelombang. Tidak tertutup kemungkinan diduga puing pesawat tersebut hanyut terbawa arus hingga sampai ke lokasi Dusun Teluk Raggau," ujar kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Selasa (5/1).

Tim gabungan masih memastikan puing tersebut merupakan badan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh pada 2014.

"Jadi tim kami sedang ke lapangan bersama instansi terkait. Untuk hasilnya belum bisa, karena mereka masih ada di TKP. Jadi untuk sementara puing-puing tersebut kita amankan di TKP," kata Dirpolair Polda Kalteng Kombes Pitoyo Agung Yuwono saat dihubungi detikcom, Selasa (5/1).

"Kemudian kita akan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan apakah puing itu benar atau tidak, atau puing apa, kita kan nggak berani menduga. Yang bisa kan instansi terkait yang kompeten," imbuhnya.

(isa/mae)