Andre Rosiade Salurkan Bantuan Ratusan Juta ke Kampung Halaman

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 11:07 WIB
Anggota DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade memanfaatkan masa reses akhir tahun untuk memberikan bantuan kepada warga di daerah pemilihan
Foto: Istimewa
Jakarta -

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade memanfaatkan masa reses akhir tahun untuk memberikan bantuan kepada warga di daerah pemilihan (Dapil). Tak kurang, sejumlah program dan bantuan ratusan juta dibawa anggota Fraksi Partai Gerindra itu ke kampung halamannya.

"Alhamdulillah, masa sidang tahun 2020 sudah selesai dan kami langsung melapor kepada masyarakat Sumbar atas kinerja selama setahun terakhir. Kami juga menebar sejumlah program dan bantuan yang nilainya ratusan juta pada masa reses akhir tahun ini saja," kata Andre Rosiade dalam keterangan tertulis, Kamis (31/12/2020).

Andre juga mengunjungi sejumlah titik di Sijunjung dan menebar bantuan lebih dari Rp 225 juta. Ia singgah di Masjid Nurul Taufiq, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung untuk menyerahkan bantuan program kemitraan berbasis lingkungan (PKBL) senilai Rp 75 juta.

Andre Rosiade mengatakan, itu adalah komitmennya sebagai wakil rakyat, apalagi ia merupakan putra asli Sijunjung, tepatnya Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII.

"Hari ini kita bawa bantuan untuk masjid. Berikut soal pasar, kami telah mengusulkan ke Kementerian Perdagangan pasar di Pematang Panjang ini. Insya Allah 2021 bisa dibangun dengan nilai Rp 4 miliar," paparnya.

Di Kota Padang, Andre Rosiade juga berkesempatan bertemu dengan 7 kelompok usaha bersama (KUB) nelayan yang dibantunya mendapatkan bantuan sarana pengembangan usaha nelayan (BSPUN) berupa kendaraan tiga roda yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade memanfaatkan masa reses akhir tahun untuk memberikan bantuan kepada warga di daerah pemilihanAnggota DPR RI Andre Rosiade memanfaatkan masa reses akhir tahun untuk memberikan bantuan kepada warga di daerah pemilihan Foto: Istimewa

"Alhamdulillah, bantuan itu bisa diberikan kepada para nelayan di Kota Padang yang membutuhkan," tuturnya.

Andre mengatakan, sebagai kader Gerindra, dia terus melakukan aksi nyata untuk membantu masyarakat, apalagi saat pandemi COVID-19. Tak hanya datang saat akan Pemilu atau Pilkada saja, tapi selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.

"Kami melakukan aksi nyata, tidak ada urusan dengan Pemilu dan hilang setelahnya. Kami ingin membuktikan kepada lawan-lawan politik yang selalu menggoreng, bantuan-bantuan Andre Rosiade untuk Pileg, Pilkada dan pemilihan-pemilihan saja. Kami berbuat terus menerus sepanjang waktu," tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini mempertanyakan para kader-kader partai yang telah memenangi Pilkada, tapi menghilang saat Pilkada usai.

"Waktu Pilkada malah kami dilaporkan entah berapa kali karena membagikan bantuan PKBL di masjid. Padahal itu kami lakukan sejak jadi anggota DPR RI Oktober 2019 tak putus-putus. Sekarang kami tantang, ke mana para anggota DPR dari partai-partai yang katanya peduli itu?" tanya Andre.

Sejak dilantik, Andre menuturkan dirinya Andre memastikan berhasil membawa puluhan miliar Rupiah bantuan untuk Sumbar. Baik berupa program PKBL, sembako, alat pelindung diri (APD), masker, hand sanitizer, pembangunan fasilitas umum, bantuan langsung tunai (BLT) dan lainnya.

"Selain itu, kami juga fokus untuk membantu rehabilitasi, pembangunan dan perbaikan sarana peribadatan di Sumbar. Tak kurang puluhan masjid dan mushalla telah kami bantu," ujar Andre Rosiade.

Teranyar, beberapa program yang disalurkan Andre Rosiade adalah bantuan pembangunan masjid dan musala di Sumbar melalui dana PKBL (program kemitraan berbasis lingkungan) dengan PT Semen Indonesia. Seperti Pembangunan Sarana Pendidikan Yayasan Shine Al- Falah Padang senilai Rp 75 juta, renovasi Masjid Misbahul Ulum SMAN 1 Padang Panjang Rp 100 juta hingga pembangunan Masjid Nurul Jami Patai Tanahdatar senilai Rp 50 juta.

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade memanfaatkan masa reses akhir tahun untuk memberikan bantuan kepada warga di daerah pemilihanAnggota DPR RI Andre Rosiade memanfaatkan masa reses akhir tahun untuk memberikan bantuan kepada warga di daerah pemilihan Foto: Istimewa

Selanjutnya, Andre Rosiade juga memberikan bantuan untuk pembangunan musala Ar Royan Bandar Nunang Jorong Labuah Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam Rp 50 juta, pemasangan Lantai Granit dan instalasi listrik Masjid Raya Baiturahma Komplek Andalas Makmur Padang Rp 75 juta dan renovasi sarana ibadah mushalla Wustha Muhammadiyah Padang Rp 50 juta.

"Kami juga membantu penyaluran bantuan untuk pembangunan Rumah Gadang BGD Maharajo Indo rajo Ibadat Jorong Jambu Lipo Nagari Lubuk Tarok Kec. Lubuk Tarok, Sijunjung 100 juta. Juga ada pembangunan Masjid Raya Baitul Hikmah Jorong Durian Tarung Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir, Solok Selatan (Solsel) Rp 50 juta," jelasnya.

Tak sampai di situ, ada juga bantuan dari berbagai PKBL seperti Masjid Al Amin, Lubukbuaya, Padang, Rp 28,5 juta, Masjid Al Ikhlas Kompleks Kehakiman Cengkeh, Lubukbegalung Rp 60 juta, Yayasan Darul Ilmi Indarung, Lubukkilangan Rp 75 juta, Masjid At Taqwa Cubadak Ampo, Anduring, Kuranji Rp 75 juta, Mushalla Al Islah, Gunung Sarik, Kuranji, Rp 50 juta, Masjid Al Amanah, Kompleks Cendana, Padang Selatan Rp 50 Juta, Masjid Al Iman, Purus, Padang Barat Rp 50 juta dan Masjid Baitul Mal, Marapalam, Padang Timur Rp 20 juta.

Andre juga memberikan pelatihan kewirausahaan untuk warga di Dharmasraya, Padang dan Tanahdatar. Sebagai mitra Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Andre memfasilitasi puluhan warga mengikuti sejumlah pelatihan yang digelar bersama, seperti Pelatihan IKM (Industri Kecil dan Menengah) Kementerian Perindustrian dan Pelatihan IKM Kemenperin.

"Alhamdulillah, pelatihan-pelatihan dengan Direktorat IKM pangan, barang dari kayu dan furnitur, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin berjalan baik. Selain mendapatkan skill dari para ahlinya, para peserta juga mendapatkan bantuan peralatan dan bisa segera memulai usaha," imbuh Andre.

Selain itu, di Kota Padang dan Sijunjung, dan Kota Pariaman Andre bersama PT Pertamina juga menggelar empat pelatihan membuat kue yang diikuti puluhan peserta. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan perempuan yang dilakukan dengan memberikan skill dalam pembuatan kue.

"Para peserta juga diberikan peralatan dan bahan untuk segera memulai usaha. Semoga ini membantu dalam menghadapi pandemi," pungkasnya.

(akn/ega)