Survei SMRC: 33% Responden Nilai Kondisi Politik Baik, 79% Ekonomi Buruk

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 17:43 WIB
Sejumlah warga beraktivitas di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12). Tahun lalu DKI Jakarta sempat jadi kota dengan polusi udara terburuk di dunia menurut data IQAIR. Jelang akhir 2020, kualitas udara di ibukota sudah jauh membaik.
Ilustrasi/Aktivitas warga (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Survei lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan sebanyak 33% responden menilai kondisi politik saat ini baik. Sementara kondisi keamanan ada pada angka 60%.

"Warga yang menilai kondisi politik nasional baik atau sangat baik sekitar 33%, sementara menilai buruk sekitar 29%, dan sedang 26%," kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas melalui akun YouTube SMRC TV, Selasa (29/12/2020).

Survei dilakukan selama 23-26 Desember 2020 melalui wawancara per telepon kepada 1.202 responden yang dipilih secara acak (random).

Margin of error dari survei ini diperkirakan +/-2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Abbas mengatakan sebanyak 60% responden menilai kondisi keamanan di Indonesia baik/sangat baik. Responden yang menilai buruk/sangat buruk 10% dan menilai sedang sebanyak 27%.

"Arah perjalanan bangsa, 65% warga menilai negara kita berjalan menuju ke arah yang benar dan yang menilai berjalan ke arah yang salah itu hanya sekitar 19%, dan tidak tahu 16%. Jadi secara umum legitimasi populer terhadap negara bangsa ini cukup kuat," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2