Blak-blakan Sandiaga S. Uno

Sandiaga Ungkap Cerita di Balik Foto Bersama Erick dan M Lutfi

Sudrajat - detikNews
Senin, 28 Des 2020 15:37 WIB
Jakarta -

Tak lama setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan nama Sandiaga S Uno dan M Lutfi menjadi menteri pada 22 Desember, Menteri BUMN Erick Thohir mengunggah foto bersama mereka saat masih menjadi mahasiswa di Amerika Serikat (AS). Di foto itu tampak juga Nur Asia, yang kemudian menjadi istri Sandiaga.

Sebetulnya, menurut Sandiaga, turut dalam foto itu kakaknya, Indra Uno, dan Rosan Perkasa Roeslani, yang kini menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

"Foto itu diambil sebelum makan siang di Boston, pada 1990 atau 1991," kata Sandiaga dalam program Blak-blakan yang tayang di detikcom, Senin (28/12/2020).

Karena Indra dan Rosan masing-masing berdiri paling pinggir, kemungkinan foto keduanya tak sengaja kepotong saat diunggah ke medsos. Mereka sudah berteman sejak SMA dan punya hobi olahraga yang sama: basket.

Sandi meminta maaf kepada Rosan karena fotonya terpotong. Dia berjanji akan mengunggah kembali foto edisi lengkap mereka.

"Sorry, Bro Rosan, yang upload soalnya Erick. Nanti kalau gitu akan saya upload yang ada Bro Rosan-nya. Dia itu bosnya Kadin, nanti para pengusaha pariwisata dan ekonomi kreatif tidak didukung lagi oleh Ketua Umum Kadin," seloroh Sandiaga.

Foto tersebut kemungkinan dijepret oleh Asri, sahabat Nur. Sandiaga dan Nur berpacaran sejak 1984 dan menikah pada 28 Juli 1996. Pasangan ini dikaruniai tiga anak, Anneesha Atheera Uno, Amyra Atheefa Uno, dan Sulaiman Saladdin Uno.

Waktu itu Sandi kuliah di Wichita State University, Erick di Glendale University, Lutfi di New York University, Rosan di Oklahoma State University, dan Nur Asia di Stillwater, Oklahoma.

Melalui WhatsApp, Rosan menjelaskan dirinya memang tidak ikut serta dalam foto bersama yang disebut Sandiaga. Jadi satu orang yang terpotong dalam foto dimaksud cuma Indra.

"Saya memang tidak ada di foto itu, Mas, yang ada Mas Indra dan di-crop," tulis Rosan kepada detikcom.

(jat/jbr)