PTPN VIII Tegaskan Lagi Markaz Syariah Milik HRS Ada di Areal Mereka

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 27 Des 2020 11:03 WIB
Jakarta -

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII melayangkan somasi kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) perihal lahan Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor. PTPN VIII pun menegaskan Markaz Syariah pimpinan HRS berdiri di areal milik mereka.

"Dengan ini kami sampaikan bahwa PT Perkebunan Nusantara VIII telah membuat surat somasi kepada seluruh okupan di wilayah Perkebunan Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, dan Markaz Syariah milik pimpinan FPI memang benar ada di areal sah milik kami," kata Sekretaris Perusahaan PTPN VIII Naning DT, dalam keterangannya, yang disampaikan Kasubag Komunikasi Perusahaan dan PKBL PTPN VIII Venny Octariviani, Minggu (27/12/2020).

Namun Venny enggan menjelaskan lebih rinci perihal somasi yang dilayangkan kepada Habib Rizieq. Seperti apakah PTPN VIII sudah melaporkan Habib Rizieq ke Polda Jabar terkait tanah HGU, sudah berapa lama somasi ini dilayangkan, atau soal kuasa hukum FPI menyebut PTPN VIII error in persona, tak Venny mengomentari.

"Penyataan kami sementara cukup ini dulu ya, apabila ada perkembangan, nanti, insyaallah kami infokan," ucap Venny.

Untuk diketahui, beredar surat somasi dari PTPN VIII kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Markaz Syariah, Megamendung, pimpinan Habib Rizieq Shihab. PTPN VIII meminta Markaz Syariah meninggalkan lahan yang disebut miliknya.

Dilihat detikcom, surat tersebut tertanggal 18 Desember 2020. Dituliskan, ada permasalahan penggunaan fisik tanah HGU PTPN VII, Kebun Gunung Mas seluas kurang-lebih 30,91 hektar, oleh Pondok Pesantren Agrokultur Markaz Syariah sejak 2013 tanpa izin dan persetujuan dari PT Perkebunan Nusantara VIII.

Selain itu, Markaz Syariah diminta untuk menyerahkan lahan tersebut selambat-lambatnya tujuh hari kerja sejak diterima surat ini. Jika somasi tidak diindahkan, akan dilaporkan kepada Polda Jawa Barat.

Simak somasi PTPN VIII di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2