Menpora Puji Ketum PB Wushu Airlangga yang Raih Doktor Honoris Causa

Jihaan Khoriunnisaa - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 20:42 WIB
Kemenpora
Foto: Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Zainudin Amali mengapresiasi Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto atas gelar Doktor Honoris Causa Pendidikan Olahraga Pascasarjana dalam Bidang Manajemen Olahraga yang didapatnya dari Universitas Negeri Semarang (UNNES). Menurut Zainudin, gelar tersebut tepat diberikan kepada Airlangga, mengingat deretan prestasi yang berhasil ditorehkan PB WI untuk Indonesia di masa kepemimpinannya.

"Selamat sebelumnya saya ucapkan kepada Bapak Airlangga Hartarto yang sudah mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa Pendidikan Olahraga Pascasarjana dalam Bidang Manajemen Olahraga oleh Universitas Negeri Semarang," ujar Zainudin dalam keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).

"Saya juga mengapresiasi, selama menjadi Ketua Umum PB WI, banyak sudah prestasi yang sudah ditorehkan atlet wushu Indonesia di kanca Asia ataupun dunia. Ini tidaklah gampang, tapi dengan kepemimpinan beliau, wushu berhasil berprestasi luar biasa," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa Airlangga sukses membawa cabang olahraga wushu Indonesia hingga menjadi andalan dan meraih prestasi di kancah Internasional, lewat beragam inovasi yang dikembangkannya.

"Selain kepemimpinan yang humanis, menurut saya Pak Airlangga bisa menerapkan tata kelola organisasi yang baik dalam PB WI. Sebab saya yakin, dengan tata kelola manajemen yang baik, makan akan melahirkan prestasi yang baik juga," kata Zainudin.

Terkait hal ini, Airlangga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih karena telah menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada dirinya.

"Saya bersyukur atas amanah gelar Doktor Honoris Causa ini. Saya ucapkan terimakasih kepada Rektor UNNES, tim promotor dan civitas UNNES," ujar Airlangga.

Menurutnya, gaya kepemimpinan dan tata kelola, serta kinerja organisasi memainkan peran penting demi tercapainya sebuah prestasi. Tata kelola di bidang olahraga, lanjut Airlangga, melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, badan pengatur olahraga nasional, internasional hingga federasi olahraga.

Di samping itu, di dalamnya juga melibatkan konsep terkait tanggung jawab, aturan dan kebijakan komunikasi, serta transparansi dalam pengambilan keputusan.

"Saya harapkan dengan implementasi good governance dalam bidang olahraga diharapkan dapat menekan dan menjadi solusi atas permasalahan seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran peraturan, keterlibatan politik yang berlaku di dalam organisasi," ucapnya.

(ega/ega)