Cerita Pedagang Rest Area Km 50 Tol Japek Ditutup: Kami Nyaman di Sini

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 21 Des 2020 13:20 WIB
Rest area Km 50 Tol Japek (Tiara Aliya Azzahra/detikcom).
Rest area Km 50 Tol Japek (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah pedagang buka suara terkait penutupan rest area Km 50 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Pedagang menceritakan sudah merasa nyaman dapat berjualan di rest area Km 50 Tol Japek.

Salah satu pedagang, Buyung (43), cukup aktif menyuarakan menolak penutupan Km 50 Tol Japek ini. Dia hanya bisa pasrah karena protesnya tak pernah ditindaklanjuti.

"Menolak tentu jelas tidak terima, protes juga tapi ya gimana, yang punya lahan mau nutup. Kami sudah berbicara dengan mereka (Jasa Marga), cuma belum, nggak ditanggapi. Ditanggapi sih ditanggapi cuma nggak bisa," kata Buyung kepada detikcom, di rest area KM 50 Tol Japek, Senin (21/12/2020).

Buyung merasa berat meninggalkan kios tempat berjualan karena cukup lama di situ. Di sisi lain, ia telah mengetahui wacana penutupan ini telah sejak setahun lalu tapi kerap tertunda lantaran adanya pandemi Corona (COVID-19).

"Kami merasa nyaman saja di sini, karena kami sudah merintis dari awal di sini selama 7 tahun di sini. Gimana ya, namanya dagang, usaha, itu kan perlu merintis yang sangat benar-benar kita usahakan," ucap Buyung.

"Sudah ada informasi dari sana sekitar setahunan, cuma diundur-undur karena pandemi," lanjutnya.

Namun, Buyung tak pernah mengetahui alasan rest area ini ditutup. Ia hanya mendapat perintah untuk segera mengosongkan lapaknya per hari ini karena rest area Km 50 Tol Japek ini akan ditutup permanen.

"Kemarin dapat informasi ini ada mau dikosongkan, nanti mau dibuat tempat itu saya nggak tahu, yang pasti ini ditutup total tidak ada kegiatan lagi, jadi bukan, jadi ditutup total, udah, paling buat pelebaran, atau kendaraan kecelakaan disimpan di sini," jelasnya.

Pedagang lainnya, Arif (42), juga menolak keras penutupan rest area Km 50 Tol Japek ini. Ia mengatakan bahwa rest area ini tak pernah sepi pengunjung karena lokasinya yang strategis.

Selanjutnya
Halaman
1 2