Cegah Praktik Korupsi, Pemkab Badung Rengkuh 2 Penghargaan dari KPK

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 18:00 WIB
Pemkab Badung
Foto: Pemkab Badung
Jakarta - Pemerintah Kabupaten Badung sukses merengkuh 2 penghargaan yang diberikan oleh KPK RI pada acara puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2020. 2 Penghargaan yang diterima oleh Pemkab Badung adalah instansi dengan pengelolaan LHKPN terbaik tahun 2020 dan salah satu dari 34 daerah peraih DID (Dana Insentif Daerah) untuk Capaian Indeks Pencegahan Korupsi.

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan KPK atas dua penghargaan yang diterima oleh Pemkab Badung. Karena dalam acara tersebut, Pemkab Badung sukses merengkuh apresiasi dan dua penghargaan sekaligus.

"Ini bukti Pemkab Badung memiliki komitmen yang tinggi untuk senantiasa menjaga terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik khususnya dalam mencegah terjadinya praktik korupsi," ujar Giri Prasta dalam keterangan tertulis, Kamis (17/12/2020).

Giri Prasta menambahkan selama ini seluruh OPD yang ada dilingkungan Pemkab Badung sudah menerapkan standar tertinggi terhadap etika dan tingkat integritas oleh seluruh insan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

"Selaku kepala daerah kami bertindak proaktif untuk dapat mencegah dan menghindari perilaku yang koruptif dalam bentuk apapun, termasuk gratifikasi dengan pendekatan tanpa toleransi (zero tolerance)," tegas Giri Prasta.

Sementara itu, dalam sambutannya di acara tersebut Presiden Joko Widodo mengatakan agar pendidikan anti korupsi perlu diperluas untuk melahirkan generasi masa depan yang anti korupsi. Selain itu, Jokowi juga meminta semua lembaga pemerintah untuk meningkatkan transparansi dengan membangun sistem yang menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi yang menurutnya adalah kunci utama.

"Melakukan penyederhanaan proses kerja dan proses pelayanan kepada masyarakat untuk meminimalisir peluang korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPK RI Firli Bahuri mengatakan KPK bertekad untuk memperkuat komitmen dan kerja sama antar pemangku kepentingan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Memperluas keterlibatan masyarakat secara aktif dalam sosialisasi nilai-nilai anti korupsi, sehingga dapat meningkatkan pemahaman, termasuk dalam gerakan-gerakan pencegahan korupsi. Dengan demikian, diharapkan budaya anti korupsi akan tumbuh kembang di seluruh elemen masyarakat dan anak bangsa," pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan yang digelar di Gedung Penunjang KPK, Rabu (16/12) tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dari Istana Kepresidenan didampingi Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Peringatan Hakordia tahun 2020 yang mengangkat tema 'Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa Dalam Budaya Anti Korupsi' ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada instansi dan lembaga negara dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota, sebagai bentuk apresiasi KPK, atas upaya dan usaha yang dilakukan dalam mencegah terjadinya praktik korupsi. (ega/ega)