Hakim dan Pegawai Terpapar Corona, PN Jakpus Lockdown Lagi

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 17:22 WIB
Kantor PN Jakarta Pusat ditutup sementara selama tiga hari. Hal ini setelah ada dua PNS di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terpapar COVID-19.
PN Jakarta Pusat (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat akan menghentikan aktivitas persidangan terhitung sejak 21 Desember hingga 23 Desember 2020. Penghentian kegiatan ini dilakukan setelah ada pegawai yang terpapar virus Corona (COVID-19).

"Berdasarkan hasil pengumuman swab PCR COVID-19 beberapa aparatur peradilan pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas IA khusus, terpapar virus COVID-19," kata pejabat humas pada PN Jakarta Pusat, Bambang Nurcahyono, kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Bambang mengatakan, ada 8 pegawai yang terpapar Covid-19. Lima di antaranya merupakan hakim.

"Benar, 5 hakim, 3 pegawai," ungkapnya.

Oleh karena itu, Ketua PN Jakpus Muhammad Damis memutuskan menghentikan kegiatan sidang sementara. Aktivitas persidangan akan dihentikan sejak 21 Desember 2020.

"Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas IA mengeluarkan surat keputusan terhitung sejak 21-23 Desember 2020, operasional perkantoran dan layanan pengadilan dihentikan sementara, kecuali pelayanan yang sangat mendesak yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya," tambah Bambang.

Untuk diketahui, pada 3 Desember lalu, PN Jakpus menggelar swab test antigen. Semua pegawai dan hakim mengikuti tes ini.

Sebelumnya, PN Jakpus juga pernah menutup sementara gedung pengadilan usai ada hakim hingga pegawai pengadilan reaktif Corona. Penutupan itu dilakukan pada 25 Agustus dan pada 6 Oktober 2020. (zap/mae)